Aruna jadi Partisipan Pra-KTT III Y20 Indonesia di Balikpapan!

0

JAKARTA (Suara Karya): Startup kelas dunia, Aruna Indonesia terpilih menjadi partisipan dalam acara Pra-KTT (Konferensi Tingkat Tinggi) III Youth (Y)20 Indonesia, yang digelar di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 21-22 Mei 2022.

Aruna dapat kesempatan untuk memberi masukan terkait implementasi ‘Artificial Intelligence’ (AI) atau kecerdasan buatan di masa depan. Karena saat ini, Aruna dinilai berhasil mengembangkan teknologi yang dapat meringkas mata rantai proses pasokan ikan, sambil mencatat transaksi harian untuk mengoptimalkan data.

Hal itu selaras dengan tujuan agenda Pra-KTT III Y20 Indonesia yang mengusung berbagai tema krusial dan relevan bagi masyarakat global. Salah satunya adalah ‘Planet yang Berkelanjutan dan Layak Huni’.

Secara spesifik, Aruna, perusahaan perikanan terintegrasi asal Indonesia itu meringkas rantai pasok produk perikanan dengan menghubungkan nelayan skala kecil ke pasar global melalui teknologi.

Co-Founder dan Chief Sustainability Officer (CSO) Aruna Indonesia, Utari Octavianty, yang juga putri kebanggaan Balikpapan itu menyatakan, pihaknya akan membantu pengembangan Balikpapan sebagai salah satu penyokong utama dari Ibu Kota Negara (IKN).

“Budaya bersih dan wawasan lingkungan menjadi bagian dari masyarakat dan pemerintah Balikpapan. Mereka begitu teguh memegang prinsip kelestarian lingkungan. Untuk itu, saya ucapkan terima kasih karena Aruna telah diundang dalam agenda ini,” kata Utari.

Head of Corporate Affairs Aruna, Ratih Triutami Wijayanti yang hadir dalam kesempatan yang sama mengemukakan, prinsip dan implementasi keberlanjutan sejatinya mampu membuka peluang investasi dan lapangan kerja, serta mendongkrak perekonomian nasional.

“Aruna berupaya menggaungkan fokus dengan mengedukasi nelayan Aruna agar penangkapan terukur, serta penangkapan yang berorientasi ekspor,” ujarnya.

Di setiap area prioritas yang ditentukan, lanjut Ratih, dokumen ‘white paper’ yang didukung berbagai riset dan survei global itu dibuat. Survei global bertujuan untuk mengumpulkan aspirasi dan pandangan dari masyarakat dan para pemuda di semua negara G20.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar dalam pidato pembukaan menegaskan, anak muda muda harus diberdayakan, dipertimbangkan, dan disertakan dalam pengambilan keputusan. Selain solusi penciptaan planet yang aman, inklusif, berkelanjutan, dan layak huni bagi semua.

Menteri LHK memberi ide untuk mengangkat potensi masyarakat Kalimantan Timur dengan menyediakan ‘exhibition booth’ bagi para pelaku UMKM dengan memegang konsep ramah lingkungan pada produk ciptaan mereka.

“Dan Pra-KTT III Y20 Indonesia inilah tempat implementasinya,” ujar Siti Nurbaya Bakar menandaskan. (Tri Wahyuni)