Diikuti 1.351 Siswa, Kemdikbudristek Kembali Gelar Kompetisi O2SN

0

JAKARTA (Suara Karya): Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) kembali menggelar kompetisi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) secara hybrid pada 4-9 September 2022.

Kompetisi untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK serta pendidikan khusus/luar biasa yaitu SDLB dan SMPLB itu diikuti 1.351 siswa dari seluruh Indonesia dan sekolah Indonesia di luar negeri.

“Melalui O2SN, kami ingin promosikan pentingnya olahraga untuk meningkatkan kesehatan anak-anak di seluruh Indonesia,” kata Sekretaris Jenderal Kemdikbudristek Suharti saat membuka acara secara daring, Minggu (4/9/22).

Selain meningkatkan kesehatan peserta didik, Suharti menambahkan, ajang O2SN juga mendorong para siswa untuk saling mengenal antara daerah satu dan lainnya di Indonesia. Sehingga anak memiliki wawasan yang luas tentang negaranya.

Kepala BPTI, Asep Sukmayadi dalam laporannya menyebut tujuan kegiatan O2SN untuk menampilkan potensi terbaik dari peserta didik. Kegiatan yang sudah dilaksanakan sejak 2008 lalu itu, mengambil tema ‘Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat, Berprestasi Lebih Hebat’.

“Kami juga ingn menumbuhkan nilai-nilai luhur olahraga yaitu sportivitas melalui pertandingan 9 cabang olahraga (cabor), yaitu pencak silat dan karate untuk jenjang Dikdasmen; tolak peluru, bocce, tenis meja, bulu tangkis, basket, balap kursi roda, serta lompat jauh tanpa awalan untuk jenjang Diksus,” ujar Asep.

Pada kesempatan berbeda, siswa SMAN 3 Bogor, Kelas XI, Muhamad Pahlurrozi bertekad meraih juara 1 untuk cabor Karate yang diikutinya. Latihan dilakukan secara intensif dengan durasi 4-5 kali sepekan dalam dua minggu terakhir ini.

Dukungan pelaksanaan O2SN juga disampaikan Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI), Teddy Suratmadji. Apalagi Presiden Jokowi telah mencanangkan pencak silat akan dipertandingkan dalam olimpiade.

“PB IPSI mengapresiasi penyelenggaraan O2SN yang sekaligus menjadi ajang mencari bibit atlet pencak silat untuk masa depan,” ucapTeddy menegaskan.

Sebagai informasi, total pendaftar O2SN 2022 berjumlah 10.490 orang. Setelah seleksi penyisihan di tingkat kabupaten/kota dan provinsi, termasuk perwakilan siswa Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN), jumlah mencapai 1.351 orang.

Total medali yang diperebutkan dalam O2SN 2022 berjumlah 84 medali, dengan rincian 24 medali emas, 24 medali perak dan 36 medali perunggu. Sedangkan jumlah total juri ada 154 orang, yang berasal dari PB IPSI, Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI), akademisi dan praktisi olahraga. (Tri Wahyuni)