Diingatkan, Pendaftaran KIP Kuliah untuk SNMPTN pada 2-31 Maret

0

JAKARTA (Suara Karya): Siswa dari keluarga kurang mampu yang ingin ikut Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) bisa mulai mendaftar ke KIP (Kartu Indonesia Pintar) Kuliah secara online. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memberi batas waktu hingga 31 Maret 2020.

“Pendaftaran KIP Kuliah bisa diakses melalui laman http://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Pendidikan Tinggi Kemdikbud, Nizam di Jakarta, Senin (24/2/20).

Dijelaskan, KIP Kuliah merupakan bentuk penguatan dari program beasiswa Bidikmisi, yang selama ini telah dikenal sebagai akses bagi siswa dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

“Mulai tahun ini, Pemerintah membuat kebijakan agar KIP Kuliah terintegrasi dengan kebijakan KIP pada jenjang SMA maupun SMK. Untuk sementara, KIP Kuliah hanya untuk calon mahasiswa baru di kampus,” ujarnya.

Pernyataan itu disampaikan Nizam terkait dengan pendaftaran SNMPTN yang dibuka mulai 14 hingga 27 Februari 2020 akan diundur waktunya hingga 31 Maret untuk para “pejuang” KIP Kuliah. Pengunduran itu dilakukan guna menyesuaikan jadwal pendaftaran KIP Kuliah pada 2-31 Maret 2020.

“Bagi calon mahasiswa yang tak butuh KIP Kuliah, segera finalisasi data pada batas akhir 27 Februari 2020. Begitupun mereka yang sudah punya KIP pada jenjang sebelumnya, kami minta untuk segera finalisasi data,” kata Nizam menegaskan.

Hal senada dikemukakan Ketua Tim Pelaksana Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Mohammad Nasih. Katanya, calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang belum punya KIP tetap dapat mendaftar ke SNMPTN hingga pengisian program studi dan pilihan universitas.

“Setelah itu, jangan difinalisasi dulu. Jika segera difinalisasi dan cetak kartu, maka kesempatan untuk dapat beasiswa KIP Kuliah langsung hangus. Finalisasi bisa dilakukan setelah proses pendaftaran KIP Kuliah selesai,” tuturnya.

Ditambahkan, proses pendaftaran SNMPTN sendiri dilakukan melalui laman http://portal.ltmpt.ac.id/. Pada laman itu, pendaftar diminta mengisi biodata, pilihan PTN dan pilihan program studi, serta mengunggah dokumen prestasi tambahan (jika ada). Langkah terakhir adalah finalisasi. Jika sudah final, maka pendaftar dianggap selesai dan harus mencetak Kartu Bukti Pendaftaran sebagai tanda bukti peserta SNMPTN.

Bagi mereka yang ingin mengakses KIP kuliah, setelah masuk ke laman maka sistem akan melakukan validasi terkait Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan kelayakan mendapatkan KIP Kuliah.

“Jika dinyatakan berhasil, calon mahasiswa akan dapat Nomor Pendaftaran dan Kode Akses ke surat elektronik (e-mail) yang telah didaftarkan. Setelah itu, proses pendaftaran KIP kuliah pun selesai,” kata Nasih menandaskan. (Tri Wahyuni)