Diluncurkan 2021, Basso Siap Ramaikan Pasar Sepeda Premium di Indonesia

0

JAKARTA (Suara Karya): Sepeda balap buatan Italia, Basso siap meramaikan pasar sepeda premium di Indonesia. Sepeda yang akan dirilis pada Januari 2021 itu dibanderol dengan kisaran harga Rp66 juta hingga Rp190 juta.

“Basso ini tak sekadar sepeda, tetapi seni karya sebuah sepeda. Basso berhasil penggabungan keindahan dan kenyamanan, yang bisa dirasakan langsung oleh pengendaranya,” kata Direktur Utama PT Famindo Roda Gemilang (FRG), Julius Agus Salim dalam keterangan pers, di Jakarta, Jumat (18/12/2020).

Hadir dalam kesempatan yang sama, Direktur PT FRG, Kurniadi Seta Sanjaya, Komisaris PT FRG, Djoenadi dan Brand Manager Basso, Danny William Johan Siwu.

Julius yakin Basso akan diterima masyarakat Indonesia, karena sepeda kini tak hanya menjadi sarana olahraga dan transportasi, tetapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup dan identitas pemakainya.

“Untuk itu, kami ingin memberi pilihan ke masyarakat sebuah sepeda yang sesuai dengan karakter pemiliknya. Terutama mereka, masyarakat kelas menengah ke atas di Indonesia,” ujarnya.

Brand Manager Basso, Danny William Johan Siwu menjelaskan, Basso bukan merek baru dalam dunia persepadaan. Masyarakat Italia mengenal Basso sejak 40 tahun lalu.

“Sepeda tersebut diciptakan oleh pesepeda Alcide Basso, saudara dari Marino Basso yang dikenal sebagai juara balap sepeda dunia yang digelar di Gap, Perancis pada 1972. Pabrik sepeda Basso dibangun pada 1977 di provinsi Treviso, Italia,” ujarnya.

Ditambahkan, sepeda balap Basso memiliki banyak keunggulan. Salah satunya, frame sepeda yang terbuat dari serat karbon kualitas premium. Meski terasa ringan, frame-nya sangat kuat dan tangguh di berbagai medan.

Selain frame, keunggulan lain dari Basso adalah cockpit system. Malah bagian itu dinilai terbaik dan paling elegan, dengan desain stem yang aerodinamis. Dengan demikian, Tltak ada lagi kabel yang melintang pada top tube, down tube dan fork, karena Basso menggunakan sistem internal cable routing.

“Sistem itu membuat Basso terlihat estetis. Dan yang terpenting, sistem itu juga membuat drivetrain dan pengereman menjadi lebih terlindungi. Menjajal Basso di jalan-jalan di Indonesia, akan menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan,” kata Danny menandaskan.

Direktur FRG, Kurniadi Seta Sanjaya menyebut ada 4 koleksi Basso yang akan dibawa FRG ke Indonesia, yaitu Diamante, Astra, Palta dan Venta. Diamante bisa menjadi pilihan, karena tergolong sepeda balap tercepat yang pernah diciptakan Basso.

“Sementara Palta, cocok buat mereka yang berpetualang. Karena sepeda itu tangguh di segala medan. Venta memiliki performa sepeda paling luar biasa, dan Astra tergolong jenis long lasting trademark geometry Basso,” kata Kurniadi menandaskan.

Ditanya kemungkinan FRG akan menjual merek sepeda berkualitas dengan harga terjangkau, Julius mengatakan, rencana itu sudah digagas sejak September 2020 lalu. Bekerja sama dengan Basso, FRG akan membuat sepeda berkualitas dengan harga yang lebih murah.

“Mesin pembuat sepedanya akan datang Maret 2021, tetapi kami dorong terus agar bisa masuk Indonesia Februari 2021. Pihak Basso, yang akan diwakilkan Alexandro Basso akan datang ke Indonesia. Persiapan sumber daya sudah dilakukan, lewat kerja sama dengan beberapa politeknik. Semoga rencana ini bisa terwujud tahun depan,” kata Julius menandaskan. (Tri Wahyuni)