Ditjen Dikti Raih 3 Penghargaan PR Indonesia Award 2021

0

JAKARTA (Suara Karya): Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) berhasil menyabet tiga penghargaan Public Relations (PR) Indonesia Award 2021.

Penghargaan itu untuk Subkategori E-Magazine Bronze Winner untuk Majalah Dikti Vol.01 2020, Subkategori Annual Report Gold Winner dan Subkategori Aplikasi Gold Winner G-Magz untuk Ditjen Dikti.

Terkait penghargaan tersebut, Dirjen Dikti Nizam dalam siaran pers-nya, Rabu (31/3/21) berharap, hal itu semakin memacu kinerja Ditjen Dikti di masa depan dalam memberi berbagai informasi yang dibutuhkan masyarakat.

“Semoga penghargaan ini dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh staf di Ditjen Dikti untuk semakin maju dalam memberi pelayanan kepada publik, terutama informasi tentang pendidikan tinggi. Hal itu menunjukkan kinerja kehumasan yang baik,” ucapnya.

Sementara itu, Sesdirjen Dikti Kemdikbud, Paristiyanti Nurwardani mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian yang diraih Ditjen Dikti di bidang pelayanan informasi dan kehumasan.

PR Indonesia Awards (PRIA) merupakan ajang kompetisi kinerja kehumasan ata ‘public relations’ (PR) paling komprehensif di Indonesia. Ajang itu berisi kumpulan karya dan terobosan bagi para praktisi komunikasi korporat atau instansi dalam mengukur kinerja sepanjang satu tahun.

Perhelatan PRIA diselenggarakan oleh PR Indonesia, media berbasis komunitas profesional ‘public relations’ di Indonesia. PR Indonesoq memberi penghargaan bagi kreatifitas PR yang mampu mewujudkan kinerja positif bagi korporasi atau instansi.

Kompetisi PRIA terbuka bagi perusahaan swasta nasional & multinasional, BUMN, anak usaha BUMN, BUMD, pemerintah kota/kabupaten/provinsi, lembaga, kementerian, perguruan tinggi dan agensi PR.

Di masa pandemi covid 19 saat ini, PRIA 2021 mengalami peningkatan jumlah peserta untuk mengikuti ajang ini. Tercatat ada 124 instansi, lembaga pemerintah dan korporasi ikut meramaikan kompetisi yang terbagi dalam 11 kategori. Adapun total mencapai 599 entri, lebih tinggi ketimbang tahun lalu sebanyak 543 entri.

Penjurian PRIA 2021 berlangsung dalam dua sesi, pada 16 Februari hingga 4 Maret 2021 oleh 14 juri. Disebutkan para juri, antara lain Maria Wongsonagoro dan Magdalena Wenas yang merupakan PR Indonesia Gurus, Ketua Asosiasi Perusahaan Public Relations Indonesia, Suharjo Nugroho, CEO CPProcom, Emilia Bassarn, Rektor I Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR, Janette Pinariya, Managing Director Nexus PR, Firsa Nova. (Tri Wahyuni)