Ditjen Kebudayaan Gelar Festival Bumi Rempah Nusantara untuk Dunia

0

JAKARTA (Suara Karya): Direktorat Jenderal (Ditjen) Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) menggelar Festival Bumi Rempah Nusantara untuk Dunia. Tayangan bertema jalur rempah itu bisa disaksikan melalui kanal Indonesiana.tv.

“Ini adalah tahun kedua kegiatan yang berhubungan dengan jalur rempah. Kegiatan tersebut menitikberatkan pada rekonstruksi Jalur Rempah untuk mendukung penetapan sebagai warisan dunia di Unesco,” kata Dirjen Kebudayaan Kemdikbudristek, Hilmar Farid dalam keterangan pers, Sabtu (30/10/21).

Hilmar menjelaskan, tayangan akan mengangkat narasi jalur rempah melalui berbagai acara budaya yang diproduksi langsung di 13 titik Jalur Rempah. Ke-13 titik itu adalah Banda Neira, Ternate, Makassar, Banjarmasin, Tanjung Uban-Pulau Bintan, Belawan, Lhokseumawe-Banda Aceh, Padang, Banten, Jakarta, Semarang, Benoa dan Surabaya.

Hal senada dikemukakan Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan, Restu Gunawan. Ia mengungkapkan, kegiatan Festival Jalur Rempah Nusantara untuk Dunia bertujuan untuk membangun ekosistem budaya rempah dari hulu hingga hilir.

“Berbagai komunitas kreatif yang bekerja bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan para kurator, berhasil menciptakan tayangan-tayangan menarik yang menggambarkan ketersambungan budaya dalam lintas daerah di Indonesia,” tuturnya.

Ditambahkan, kegiatan bertajuk ‘Muhibah Budaya Jalur Rempah’ adalah platform kerjasama yang melibatkan Kemendikbudristek, Pemda, komunitas, dan pihak swasta.

Peluncuran Festival Bumi Rempah Nusantara untuk Dunia ditandai dengan acara puncak yang berlangsung di Candi Borobudur pada 29 Oktober 2021 lalu.

Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid berbincang kreatif bersama 80 perwakilan Laskar Rempah yang terpilih mewakili 34 Propinsi.

Laskar Rempah, menurut Rama Soeprapto, Direktur Kreatif dari Festival Bumi Rempah Nusantara untuk Dunia, adalah garda terdepan untuk mewartakan keberagaman budaya nusantara yang selama ini dipersatukan melalui kehangatan rempah-rempah.

“Selama proses produksi Festival Bumi Rempah Nusantara untuk Dunia, kami bertemu dengan Laskar Rempah dari berbagai tempat. Mereka begitu antusiasme dalam mengharumkan Nusantara lewat berbagai ragam budaya dan kemampuan yang mereka miliki,” katanya.

Ditambahkan, kegiatan yang dilakukan Laskar Rempah mulai dari menari, menulis buku, membuat video, ataupun berkreasi di bidang kuliner.

Kanal Indonesiana.tv akan mulai menayangkan Festival Bumi Rempah Nusantara mulai 29 Oktober 2021, di setiap akhir pekan, yakni 29-30 Oktober 2021, 5-6 November 2021 dan 12-13 November 2021. (Tri Wahyuni)