Diumumkan Sore Ini, 120.643 Siswa Lolos SNMPTN 2022

0

JAKARTA (Suara Karya): Sebanyak 120.643 siswa dinyatakan lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2022. Hal itu dikemukan Kepala Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Mohammad Ashari kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (29/3/22).

Pengumuman resmi LTMPT tentang status kelulusan peserta SNMPTN dapat dilihat melalui laman web https://pengumuman-snmptn.ltmpt.ac.id/ atau melalui laman miror di 31 PTN pada pukul 15.00 WIB.

“Untuk melihat lulus atau tidaknya, siswa cukup ketik nomor pendaftaran SNMPTN 2022 dan tanggal lahir sesuai dengan data diri yang sudah teregistrasi dalam sistem LTMPT,” tutur Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) tersebut.

Penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN tahun 2022 diikuti 612.049 peserta. Jumlah itu naik sekitar 16.956 peserta dibanding tahun lalu. Kenaikan itu lantaran sekolah yang finalisasi data juga bertambah dari 17.436 sekolah pada 2021 menjadi 19.204 sekolah pada 2022.

Dampak dari kenaikan itu, lanjut Ashari, siswa eligible yang berhak mendaftar dalam proses seleksi bertambah menjadi 847.069 siswa dari sebelumnya 837.387 siswa. Siswa terbanyak dari jenjang SMA yang mencapai 402.922 orang, 131.148 siswa dari jenjang SMK, dan 77.351 siswa dari jenjang MA.

Kampus yang ikut SNMPTN tahun ini, ada 125 perguruan tinggi negeri (PTN), yang terdiri dari 74 PTN, 39 Politeknik Negeri, 11Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIN) dan 1 Universitas Terbuka (UT).

Dari 120.643 siswa yang lolos SNMPTN, Ashari menyebut, ada 35.570 orang penerima KIP Kuliah (calon penerima
bantuan biaya pendidikan tinggi dari pemerintah). Jumlah itu merupakan hasil seleksi yang dilakukan masing-masing Rektor PTN.

Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi (Diktiristek), Kemdikbudristek, Nizam yang hadir dalam kesempatan yang sama, mengucapkan selamat kepada para siswa yang lolos SNMPTN 2022.

“Bagi siswa yang lolos, jangan lupa cari jadwal verifikasi data akademik dan registrasi ulang di PTN tempat diterima. Agar kursi yang sudah didapat dengan susah payah itu tak hilang karena lupa registrasi,” ujar Nizam.

Dalam verifikasi data akademik, setiap peserta wajib menunjukkan rapor asli, portofolio asli, dan ijazah/Surat Keterangan Tanda Lulus (SKTL) asli, serta
memenuhi persyaratan lain yang ditetapkan PTN masing-masing.

Setelah dinyatakan lolos verifikasi
dokumen, peserta wajib mencermati syarat, ketentuan, dan jadwal registrasi (daftar ulang) yang dapat dilihat di laman web PTN masing-masing. Bagi penerima KIP Kuliah, selain verifikasi data akademik, juga dilakukan verifikasi
data ekonomi dari dokumen atau kunjungan ke rumah peserta.

Peserta yang lolos SNMPTN, lanjut Nizam, tidak bisa mendaftar Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri
(UTBK-SBMPTN) Tahun 2022, 2023, dan 2024. Sedangkan peserta yang belum lolos SNMPTN tahun ini, bisa mendaftar ke UTBK-SBMPTN 2022.

“Yang tidak lolos jangan bersedih, masih ada peluang di jalur SBMPTN. Kuotanya cukup besar mencapai minimal 40 persen, dibanding SNMPTN yang hanya 20 persen. Belajar dengan giat biar bisa lolos di jalur SBMPTN,” katanya.

Hadir Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) yang juga Rektor Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta (UNS) Jamal Wiwoho, Ketua I LTMPT yang juga Rektor Universitas Andalas, Yuliandri dan Ketua II LTMPT yang juga Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Eduart Wolok dan Direktur Eksekutif LTMPT, Budi Prasetyo Widyobroto. (Tri Wahyuni)