Djoko Santoso Sebut Jokowi Salah Urus Negara

0

BOGOR (Suara Karya): Ketua Badan Pemenangan Nasional(BPN) Prabowo-Sandiaga, Djoko Santoso menyerukan pemerintahan harus sudah diganti. Menurutnya, Presiden Joko Widodo telah salah urus selama empat tahun memimpin Indonesia.

“Tadi juga sudah ditayangkan bagaimana keadaan bangsa dan negara kita, mengapa keadaan bisa jadi begitu. Pertama ya karena salah urus dan kedua konsepsi negara kita sudah jebol,” kata Djoko dalam Konferensi Nasional Gerindra di Sentul International Convention Center, Jawa Barat, Senin (17/12/2018).

Sebelum deretan pidato tokoh pendukung capres nomor urut 02, video ditampilkan kepada para kader Gerindra yang hadir. Pada video itu memperlihatkan keadaan masyarakat di berbagai daerah. Terlihat kesulitan yang hadir di masyarakat selama emKetua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Djoko Santoso menyerukan pemerintahan harus sudah diganti. Menurutnya, Presiden Joko Widodo telah salah urus selama empat tahun memimpin Indonesia.

Maka itu, Djoko menegaskan, dengan hadirnya Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno bisa menyelamatkan bangsa Indonesia.

“Maka pemimpin yang bisa bergerak, berubah menuju cita-cita bangsa adalah Prabowo dan Sandi,” imbuhnya.

Dia meminta para caleg Gerindra dan para elemen pendukung yang hadir untuk menenangkan Pilpres 2019 ini. Djoko yang mantan panglima TNI itu menyamakan Pemilu dengan peperangan.

“Kita di atas permukaan sudah bisa imbangi, tapi saya harap saudara masih harus bekerja lebih keras lagi, upaya lebih keras lagi itu nanti kalau memang (menang), capeknya hilang,” pungkasnya.pat tahun pemerintahan Jokowi.

Maka itu, Djoko menegaskan, dengan hadirnya Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno bisa menyelamatkan bangsa Indonesia.

“Maka pemimpin yang bisa bergerak, berubah menuju cita-cita bangsa adalah Prabowo dan Sandi,” imbuhnya.

Dia meminta para caleg Gerindra dan para elemen pendukung yang hadir untuk menenangkan Pilpres 2019 ini. Djoko yang mantan panglima TNI itu menyamakan Pemilu dengan peperangan.

“Kita di atas permukaan sudah bisa imbangi, tapi saya harap saudara masih harus bekerja lebih keras lagi, upaya lebih keras lagi itu nanti kalau memang (menang), capeknya hilang,” pungkasnya. (Andara Yuni)