Dody: Tegakkan Permainan Sportifitas dalam Pra PON XX

0
Ketua umum PB ABTI Dody Usodo didampingi para pengurus dan 27 pelatih seusai memberikan sambutan dalam meeting Pra PON XX di KONI Banyumas, Purwokerto, Jateng, Sabtu (19/10/2019). (suarakarya.co.id/Warso)

PURWOKERTO (Suara Karya): Ketua Umum PB ABTI Mayjen TNI (Purn) Dody Usodo Hargo menghimbau, agar 14 tim handball putra dan 13 tim putri yang tampil dalam Pra PON XX di GOR Satria Purwokerto, Jateng 20 – 24 Oktober 2019 dapat menjunjung tinggi azas sportifitas.

“Melalui permainan sportifitas tim putra maupun putri dapat meraih juara yang sejati. Dengan begitu para pemain yang tampil dalam pertandingan mengandalkan adu teknik dan strategi yang diimbangi dengan stamina yang mumpuni,” tegas Dody dihadapan pelatih dari 27 tim handball di kantor KONI Purwokerto, Jateng, Sabtu (19/10/2019).

Dody mengakui, semua tim yang menurunkan atletnya di Pra PON XX berusaha seoptimal mungkin meraih tiket ke PON tahun 2020 di Papua. Bahkan mereka sudah melakukan latihan maksimal sebelum bertolak ke Purwokerto. Kendati begitu menegakkan azas sportifitas sebagai atlet harus diutamakan. Dengan harapan, saat lolos ke PON akan menampilkan permainan terbaiknya.

Dody yang juga Deputi I Kemenko PMK didampingi Sekjen PB ABTI Mayjen TNI (Purn) Gadang Pambudi bersyukur Pra PON XX bisa digelar di Purwokerto. Dengan waktu yang cukup padat, Dody berusaha terus memantau jalannya pertandingan Pra PON XX. Bahkan terus meyakinkan olahraga bola tangan berkembang pesat mulai tingkat nasional, regional hingga ke Olimpiade.

Pada kesempatan itu pula Wakil Ketua Binpres PB ABTI Mustafa Mansyur memberikan penyegaran pada pelatih agar mengikuti peraturan yang ada. Dengan harapan, jalannya pertandingan di Pra PON berjalan lancar dengan mengutamakan peningkatan prestasi atlet, dibanding melakukan protes yang menghambat pertandingan.

“Sulit mendapatkan tempat pertandingan di Purwokerto, jadwal penggunaan GOR cukup padat. Upaya memenuhi semua itu, pertandingan dijadwalkan cukup padat pula, mungkin sampai.malam,” tegas Mustafa lagi.

Sedang pelatih bola tangan Kaltim Suryadi mengatakan, Keikutsertakan di Pra PON kali ini Kaltim membawa 35 pemain putra dan putri. Selain pemain inti yang tampil di pertandingan, pemain junior juga diberi kesempatan datang menyaksikan seniornya tampil. Dengan harapan, dapat belajar dan memetik hikmahnya sekembalinya ke Kaltim. (Warso)