Dongkrak Semangat Wirausaha Siswa, Kemdikbudristek Gelar FISIK 2021

0

JAKARTA (Suara Karya): Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi menggelar Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) secara daring untuk jenjang SMA/MA dan SMK.

FIKSI 2021 merupakan tahun ke-6 untuk jenjang SMA/MA. Sedangkan jenjang SMK, tahun ini yang ke-2 setelah vakum selama 4 tahun. Perhelatan tersebut diselenggarakan di Bandung, pada 11-16 Oktober 2021.

Sekretaris Jenderal Kemdikbudristek, Suharti saat membuka FIKSI 2021 secara virtual pada Selasa (12/10/21) malam, memberi apresiasi kepada para siswa yang terus berjuang dan semangat belajar dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang positif.

“Generasi saat ini harus maju. Pahami apa itu kewirausahaan. Karena pasar kita akan terus berkembang hingga 2045. Perkembangan dunia yang bergerak dengan cepat harus disikapi secara tepat,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut Suharti, para siswa harus memiliki kepintaran, keberanian dan kebijaksanaan. Hal itu merupakan paduan yang tidak dapat dilepaskan satu sama lainnya. “Kepintaran saja tidaklah cukup dalam berwirausaha,” ucapnya menegaskan.

Ditambahkan, keberanian dan kebijaksanaan menjadi hal yang sama pentingnya dalam memutuskan sesuatu. Termasuk keberanian dalam mengambil risiko dan peluang. Memadukan keduanya akan memberi kesempurnaan untuk maju dan berkembang.

Suharti optimis FIKSI bisa menjadi jembatan bagi para siswa yang ingin menjadi wirausaha sukses, produktif dan berkarakter. Upaya itu akan membawa perekonomian Indonesia bangkit kembali. “Lewat FIKSI, kalian dapat mengejar mimpi dan menjadi wirausahawan yang produktif dan berkarakter,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Puspresnas, Asep Sukmayadi dalam laporannya menyampaikan FIKSI merupakan kompetisi kewirausahaan antar siswa SMA/MA dan SMK.

“Lewat FISIK, diharapkan siswa jeli dalam melihat peluang usaha, mampu memetakan mitra potensial dalam kolaborasi strategis. Hal itu akan membentuk wirausaha yang berdampak luas dan berkelanjutan,” kata Asep.

Kesuksesan pelaksanaan FIKSI, lanjut Asep, tak lepas dari kontribusi berbagai pihak. Disebutkan, antara lain komunitas alumni FIKSI yang tergabung dalam FIKSIONER, para guru pembimbing, para orangtua hebat yang selalu mendampingi dan memotivasi anaknya untuk tetap bersemangat di masa pandemi.

Disebutkan, seleksi FIKSI dilaksanakan dalam beberapa tahap. Tahap pertama adalah seleksi administrasi dan rencana bisnis. Jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 1.921 siswa SMA/MA dan 476 siswa SMK.

“Dari seleksi tersebut, ada 130 rencana bisnis karya SMA/MA dan 50 rencana bisnis siswa SMK dipilih untuk mengikuti seleksi tahap akhir. Seleksi tahap akhir terdiri dari presentasi, wawancara dan pameran atau EXPO,” tuturnya.

Kategori lomba dalam FIKSI 2021 untuk jenjang SMA/MA yaitu boga, aplikasi, permainan/game, video dan animasi, desain grafis, budidaya dan lintas usaha, fashion dan kriya. Untuk jenjang SMK, lomba pada bidang agribisnis dan agroteknologi, kemaritiman, kesehatan dan pekerja sosial, pariwisata, industri seni daj kreatif, teknologi rekayasa dan TIK.

“Pameran atau EXPO FIKSI terbuka bagi masyarakat umum secara luring di Bandung, Jawa Barat. EXPO FIKSI mengundang pihak swasta atau dunia usaha untuk ikut melihat, mencermati, dan mengapresiasi peserta melalui penghargaan ‘Special Award’,” katanya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno memberi apresiasi dan semangat kepada para peserta kompetisi.

“Kepada para siswa, jangan pernah takut gagal. Bangun semangat baru dengan mengubah musibah menjadi berkah. Namun, upaya itu harus dibarengi dengan etos kerja, kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas,” ucap pria yang akrab dipanggil Sandi tersebut. (Tri Wahyuni)