Dorong Cak Imin Cawapres, Ketua Umum PBNU akan Temui Jokowi

0
Ketua Umum PBNU akan Temui Jokowi

JAKARTA (Suara Karya): Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj, mendukung niat Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) untuk maju jadi calon wakil presiden (cawapres)-nya Joko Widodo (Jokowi) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Bukti keseriusan dukungan PBNU itu, Said Aqil akan menemui calon presiden petahana Jokowi sebelum berakhirnya masa pendaftaran capres/cawapres di Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 10 Agustus mendatang.

Terkait hal itu, Sekjen PBNU, Helmy Faisal Zaini mengatakan, rencana
Said Aqil menemui Jokowi itu, akan dilakukan dalam waktu dan forum yang tepat sebelum berakhirnya masa pendaftaran capres/cawapres di KPU.

“Dalam waktu dan forum yang tepat, kiai Aqil akan bertemu Pak Jokowi untuk menyampaikan aspirasi para kiai NU ini,” ujar Helmy, usai menerima para kiai sepuh NU se-nusantara, di Gedung PBNU, Jakarta, Sabtu (4/8) malam.

Dia kembali menegaskan bahwa pertemuan antara Aqil dan Jokowi akan dilakukan dalam waktu dekat, karena waktu pendaftaran berlangsung singkat, yakni 4 sampai 10 Agustus 2018. Yang jelas, kata dia, sebelum masa penutupan pendaftaran capres-cawapres.

“Yang jelas sebelum tanggal 10 Agustus 2018, sehingga Jokowi bisa menerima aspirasi para kiai ini,” ujarnya menambahkan.

Sebagaimana diketahui, para kiai sepuh NU menyampaikan aspirasi agar Cak Imin, yang merupakan salah satu kader terbaik NU, menjadi cawapres Jokowi. Menurut para kiai, perlu adanya persatuan antara kekuatan nasionalis dan religius untuk keutuhan NKRI.

“Aspirasi para kiai sepuh NU adalah aspirasi dari warga dan jemaah yang perlu diperhatikan Jokowi,” ujar Helmy.

Para kiai sepuh ini merupakan perwakilan kiai dari seluruh Indonesia, antara lain dari Sumatera, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, NTB, Kalimantan dan Sulawesi.
Menurut Helmy, para kiai sepuh ini memiliki pesantren yang besar dan berpengaruh di daerahnya masing-masing. (Gan)