Dosen FIK UNJ Laksanakan PKM Pembinaan Kebugaran Jasmani Atlet Special Olympic Indonesia DKI Jakarta Secara Daring

0

JAKARTA (Suara Karya): Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tidak menyurutkan pembinaan olahraga bagi Penyandang Disabilitas Intelektual khususnya Atlet Special Olympics Indonesia (SOIna) Provinsi DKI Jakarta.

“Semangat itu mendorong kami  civitas akademika Fakultas Ilmu Keolahragaan  Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melakukan Program Pengabdian kepada Masyarakat, berupa Pembinaan Latihan kebugaran secara daring atau Virtual. Kegiatan ini melibatkan para atlet, orang tua, mahasiswa, pelatih dan volunteer yang tergabung dalam SOIna Provinsi  DKI Jakarta,” tegas Ketua Pelaksana PKM FIK UNJ, Slamet Sukriadi, M.Pd di Jakarta, kemarin.

    Slamet Sukriadi, M.Pd  Dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta, (Suarakarya.co.id/Ist)

Slamet menuturkan, program ini merupakan upaya peningkatan kebugaran bagi penyandang disabilitas Intelektual. Dengan harapan, agar dimasa pandemi Covid 19 para atlet tetap terjaga imun dan kebugaran Jasmaninya.

Lebih jauh, kata Slamet, kegiatan PKM tahun 2020, adalah Pembinaan Kebugaran Jasmani Atlet Special Olympics Indonesia DKI Jakarta yang dilaksanakan secara virtual dirumah masing – masing.

“Kegiatan ini bermula karena Pandemi Covid 19 yang melanda Indonesia dan penerapan aturan PSBB yang ketat. Dengan begitu, atlet tidak bisa berlatih dan hadir langsung di Stadion Pemuda Rawamangun, Jakarta,” paparnya.

Dengan adanya penyesuaian keadaan tersebut, maka perlu digiatkan latihan secara daring, menggunakan Aplikasi Zoom setiap Sabtu pagi sejak April dan proses latihan daring  dilanjutkan sampai saat ini. Pada bulan September Dosen FIK – UNJ melalui Program Pengabdian Kepada  Masyarakat 2020 turut terlibat dan mendukung kegiatan latihan virtual tersebut.

Kegiatan Ini jelasnya, berupa senam bersama yang dipandu oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Olahraga, serta beberapa permainan yang menyenangkan. Para mahasiswa yang menjadi Instruktur, diantaranya Windi Mailani, Bella Aprillia dan Saipul Ibrahim. Mereka adalah mahasiswa yang telah mengambil mata kuliah Pendidikan Jasmani Adaptif. Para mahasiswa tersebut diharapkan mampu dan mudah beradaptasi dengan kondisi atlet disabilitas.

Pada tempat yang sama Marini, S.Pd Selaku Koordinator Pembinaan dan Prestasi SOIna DKI Jakarta mengatakan, kegiatan latihan virtual ini bertujuan menjaga kondisi fisik dan kebugaran atlet serta keluarga. Begitu juga kontribusi para pelatih dan volunteer dalam program pembinaan.

Muhamad Arif, M.Pd. (Suarakarya.co.id/Ist)

Lebih jauh Muhamad Arif, M.Pd. mengatakan, kegiatan ini sangat baik untuk menjalin silaturahmi via virtual antara atlet, pelatih, orangtua, pengurus, volunteer serta para akademisi Fakultas Ilmu Keolahragaan UNJ selain tetap menjaga kebugaran dan imunitas tubuh. Menurutnya, kegiatan kerjasama ini harus dilaksanakan dan dipertahankan sebagai labolatorium para mahasiswa mengembangkan diri diolahraga disabilitas. (Warso)