Dosen FIO UNJ Berikan Worksop Meningkatkan Kompetensi Guru TK Dalam Pembelajaran Renang Berbasis Permainan

0

Di RA. Darussalam Jaka Mulya Bekasi Selatan

JAKARTA (Suara Karya): Meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran khususnya pendidikan jasmani merupakan tanggung jawab bersama. Upaya memenuhi semua itu, Dosen Fakultas Ilmu Olahraga (FIO) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar worksop memberikan edukasi kepada guru TK dalam pembelajaran renang berbasis permainan, di RA. Darussalam Jaka Mulya Bekasi Selatan.

Dr. Taufik Rihatno sebagai Ketua Pelaksana Worksop didampingi Ibu Dr. Sri Nuraini., M.Pd, serta Tim Yogi Yuliada, S.Or., M.Pd dan Maryam Novita Sary, S.Or., M.Pd memberikan materi worksop berjalan sesuai harapan.

“Kegiatan yang berlangsung selama satu hari pada hari sabtu, tanggal 12 september 2020 diikuti 10 peserta, terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan Guru-guru RA. Darussalam Jaka Mulya Bekasi Selatan,”tegas Ketua Pelaksana Taufik Rihatno di Jakarta, kemarin.

Kegiatan yang dibuka Kepala Sekolah RA. Darussalam Jaka Mulya Bekasi Selatan, Ibu Tini Martini dan Ketua Pelaksana Bapak Dr. Taufik Rihatno. Setelah kegiatan dibuka langsung masuk materi pertama yang diberikan untuk guru-guru Tk berjudul “Keselamatan Di Lingkungan Aquatic dan Aktivitas Aquatic Anak Usia Dini” narasumber Yogi Yuliada, S.Or., M.Pd.

Menurut Taufik, materi yang disampaikan sangat menarik sekali, dengan memaparkan pentingnya guru-guru TK mengetahui Water Safety, pengenalan lingkungan aquatic, perkembangan gerak anak dari kegiatan aquatic, menumbuhkan rasa percaya diri anak. Anak harus mengeksplor dari empat point tersebut.

Selanjutnya guru-guru TK harus mengetahui kategori perenang, sehingga kegiatan aquatic untuk anak disampaikan sesuai dengan usia dan tingkatan/klasifikasi, inti dari pembelajaran aquatic untuk anak usia dini yaitu harus menyenangkan dan didalamnya terdapat bermain. “Guru-guru sangat antusias dengan adanya ruang diskusi dan sharing pada materi ini”paparnya.

Materi kedua katanya, menurunkan narasumber Maryam Novita Sary, S.Or., M.Pd yang berjudul “Model Pembelajaran Renang Anak Usia Dini”. Materi ini menjelaskan hal-hal pertama yang diajarkan untuk anak usia dini yang belum bisa berenang. Bagaimana cara guru agar siswa senang, gembira, serta nyaman berada di air atau pada saat berenang, menjelaskan satu persatu model-model pembelajaran renang berbasis permaianan untuk anak usia dini sebanyak 10 model.

Setelah penjelasan selesai seluruh peserta bersiap-siap untuk praktek langsung ke kolam renang untuk mempraktekan model-model yang sudah dijelaskan. Guru-guru sangat antusias untuk mempraktekan model-model tersebut. “Kegiatan worksop yang dilakukan, seluruh peserta berharap adanya peningkatan kompetensi guru TK dalam pembelajaran renang atau kegiatan aquatic untuk anak usia dini,”tambah Taufik. (Warso)