DPR: Pencatatan Keuangan Tak Akuntabel, UMKM Sulit Peroleh Pinjaman Modal

0
Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDI perjuangan, Darmadi Durianto

JAKARTA (Suara Karya): Pencatatan akuntansi dalam meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan usaha, dinilai menjadi salah satu masalah yang dihadapi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Karena itu, pelatihan kewirausahaan terkait pencatatan keuangan yang baik, sangat penting dilakukan bagi peningkatan kapasitas dari SDM para pelaku UMKM.

Demikian dikemukakan anggota Komisi VI DPR, Darmadi Durianto saat menjadi pembicara pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Pelaku UMKM yang diselenggarakan Megawati Institute, di Jakarta, Jumat (16/11/2018).

“Makanya, pelatihan kewirausahaan menjadi salah satu solusi,” ujar Darmadi menambahkan.

Dia mengatakan, pelatihan pembukuan keuangan ini, juga dinilai mampu membantu pelaku usaha dalam memperoleh pinjaman modal dari dunia perbankan.

Sebab, katanya, selama ini salah satu masalah utama dari pelaku UMKM yang kesulitan memperoleh pinjaman modal dari bank, adalah pencatatan keuangan yang kurang akuntabel.

“Selama ini banyak UMKM yang belum memiliki catatan keuangan yang baik. Ini menjadi problem utama mereka sehingga kesulitan memperoleh pinjaman modal,” ujarnya. (Gan)