DPR: Potret Nyata Kemiskinan Benar Ada di Indonesia

0
Wakil Ketua Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay

JAKARTA (Suara Karya): Wakil Ketua Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay menegaskan tentang tugas negara yang harus mewujudkan kesejahteraan umum, melindungi segenap tumpah darah Indonesia, dan mencerdaskan kehidupan bangsa aerta ikut menjaga perdamaian dunia.

Dia mengatakan hal itu, saat menjadi moderator di acara peluncuran buku karya Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang berjudul ‘Mengapa Indonesia Belum Sejahtera’. Menurutnya, buku ini telah menyajikan fakta-fakta yang konkret.

“Di halaman 109 dalam buku ini disebut bahwa tugas negara melindungi segenap tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut menjaga perdamaian dunia,” tandas Saleh saat menjadi moderator dalam peluncuran buku, di Ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (07/8).

Bagi politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu, apa yang ditulis oleh Fahri dalam bukunya ini adalah sebuah potret, baik itu secara akademik dan secara realitas tentang kondisi yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

“Saya melihat ada banyak persoalan yang ditulis dalam buku ini. Salah satu adalah definisi tentang kemiskinan itu sendiri belum sama, antara satu lembaga dengan lembaga yang lain. Antara negara kita dengan negara yang lain,” jelas Saleh.

Saleh mengatakan, potret nyata kemiskinan benar ada di Ipeluncuran buku, saleh daulaindonesia. Bahkan menurutnya, gizi buruk yang katanya sudah tidak ada di Sumatera dan hanya ada di Indonesia timur, benar-benar dia saksikan.

“Saya menyaksikan langsung itu ada di Sumatera. Apakah betul bahwa sejak beberapa puluh tahun ini memang ada pergerakan kita menuju kesejahteraan atau tidak, jangan-jangan sebetulnya kita biasa-biasa saja,” ujar politisi dapil Sumut itu. (Gan)