DPRD DKI: Beri Efek Takut Kepada Pelaku Pelecehan

0
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rani Mauliani

KBRN, Jakarta : Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rani Mauliani, meminta Pemerintah Provinsi (pemprov) DKI Jakarta memberikan rasa takut dan tidak aman bagi para pelaku pelecehan seksual yang marak beredar di transportasi umum. Pemasangan CCTV, dan keberanian penumpang serta sopir dalam menghadapi pelaku secara bersama-sama, merupakan beberapa solusi yang harus segera diterapkan untuk melakukan pencegahan.

“Kalau hanya pemasangan stiker, dan imbauan-imbauan saja tidak akan membuat pelaku takut untuk melaksanakan aksinya. Jadi harus ada efek takut yang ditimbulkan, sebelum pelaku melakukan perbuatan bejatnya,” kata Rani di Jakarta, Rabu (13/7/2022) malam.

Diaukuinya, memang bukan perkara mudah mencari solusi penyelesaian dari masalah asusila pelecehan di kendaraan umum. Upaya dari segala aspek rasanya sudah pernah dicoba, tapi tetap masih ada kasus pelecehan, bahkan terlihat semakin marak dan vulgar.

“Anehnya, pelecehan kerap dilakukan pelaku di transportasi umum seperti kereta api dan angkutan umum. Saya tidak pernah dengan ada pelaku pelecehan di pesawat. Mungkin pelakunya takut dijorokin ke awan, kalau seandainya perbuatan dia diketahui penumpang lain,” kata Rani berkelakar.

Lebih lanjut dia mengatakan, memang pemisahan bangku bukan menjadi patokan 100 % untuk  mengatasi kasus asusila, tetapi setidaknya ada upaya yang dilakukan pemprov dalam kasus ini, karena kasus ini sepertinya kembali kepada otak si pelaku, jadi bukan persoalan salah bangku.

“Logikanya begini. Kita tahu angkot itu porsinya terbatas, duduknya juga tidak seperti mode kendaraan tipe bus seperti Transjakara, kursinya mungkin bisa diatur. Tapi angkot kendaraan kecil duduknya biasanya berhadapan kalau pemisahkan diatur dibatasi kan angkot itu nguber setoran, jadi memang saya rasa tidak fektif,” ujarnya.

Menurut Rani, untuk mencari solusi terhadap masalah ini, pemprov harus duduk bersama dan melakukan diskusi. Karena, belajar dari kasus sebelumnya, diinvestigasi secara benar akan masalahnya seperti apa dari situ bisa kita lihat dan mencari solusi bahwa imbauannya kepada masyarakat harus bagimana. (Bayu)