Dua Unit Usaha APP Sinar Mas Raih Penghargaan IGSCA 2023

0

JAKARTA (Suara Karya): Dua unit usaha Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas meraih penghargaan Indonesia Green & Sustainable Companies Award (IGSCA) 2023 untuk kategori Industri Berbasis Sumber Daya Alam.

Kedua unit usaha tersebut adalah PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (IKPP) dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (Tjiwi Kimia).

Penghargaan yang diterima di Jakarta, Kamis (11/5/23) itu diberikan atas komitmen dan pencapaian APP Sinar Mas dalam menerapkan ESG (Environment, Social and Governance) di lingkup operasional perusahaan.

Direktur APP Sinar Mas, Suhendra Wiriadinata di tempat terpisah mengaku bangga atas pencapaian tersebut. Karena menjadi komitmen perusahaan untuk terus berinovasi dan melakukan praktik bisnis yang berkelanjutan.

“Apalagi penerapan ESG sejalan dengan ‘Sustainability Roadmap Vision’ (SRV) 2030 yang telah kami canangkan,” katanya.

Ditambahkan, penerapan ESG menjadi penting agar perusahaan dapat menjalankan bisnisnya secara berkelanjutan. Prinsip ESG juga mendukung upaya Pemerintah dalam mewujudkan Net Zero Emission (NZE).

“Perusahaan juga yakin, penerapan ESG selain memberi keuntungan kepada pihak yang terlibat langsung dalam bisnis, juga kepada seluruh masyarakat dan lingkungan sekitar,” ujar Suhendra.

Ketua Umum KADIN Indonesia Arsjad Rasjid dalam sambutannya secara daring mengatakan, penerapan prinsip ESG merupakan keharusan, sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan, sosial, tata kelola usaha yang baik dan investasi jangka panjang.

“Saat ini lebih dari 70 persen konsumen global di negara maju bersedia membayar lebih mahal untuk produk-produk hijau dan berkelanjutan,” ucapnya.

Di sisi investor, lanjut Arsjad, saat ini dampak sosial dan lingkungan juga menjadi perhatian mereka, tak sekadar memberi deviden maupun keuntungan. Sehingga penerapan ESG menjadi semakin penting.

Arsjad berharap perusahaan peraih penghargaan dapat menjadi pelopor dalam ESG, sehingga dapat menginspirasi perusahaan lainnya untuk ikut melakukan hal baik tersebut.

Kriteria penilaian penghargaan, disebutkan, meliputi hasil nyata secara terukur yang mencakup bisnis berkelanjutan, inklusi sosial, kesejahteraan dan kenyamanan sosial, pengelolaan lingkungan yang baik, serta standar etika dan compliance.

PT IKPP dan PT Tjiwi Kimia mampu menunjukkan pencapaian tersebut melalui berbagai upaya yang telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir.

Salah satu fokus utama PT IKPP dan PT Tjiwi Kimia dalam perbaikan berkelanjutan pada proses produksi adalah menerapkan efisiensi energi. Dalam 3 tahun terakhir, PT IKPP berhasil menurunkan pemakaian listrik dan steam pada proses produksi sebesar 2,9 persen untuk listrik dan 3 persen untuk steam.

Sedangkan PT Tjiwi Kimia berhasil menurunkan pemakaian listrik dan steam pada proses produksi sebesar 5 persen untuk listrik dan 3,75 persen untuk steam.

Upaya kontribusi penurunan emisi gas rumah kaca dicapai melalui program efisiensi energi, baik dari sisi proses produksi kertas, maupun operasional pembangkit listrik.

Dalam 4 tahun terakhir, penurunan carbon intensity PT IKPP mencapai 15 persen. Sedangkan PT Tjiwi Kimia berhasil menurunkan carbon intensity sebesar 5,8 persen dalam 3 tahun terakhir.

Dalam menjalankan program CSR-nya, PT IKPP dan PT Tjiwi Kimia juga menerapkan sistem perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Hal itu bertujuan untuk memperkuat sistem perencanaan berdasarkan ‘Social Impact Assesment’ (SIA) dan evaluasi program.

Hal itu mendorong kemandirian yang terfokus pada pemberdayaan masyarakat termasuk perempuan, serta kolaborasi multipihak antara masyarakat, pemerintah, NGO, akademisi dan berbagai pihak terkait lainnya.

Keterlibatan aktif dari berbagai pihak akan membantu perusahaan dalam mewujudkan program CSR yang lebih efektif dan berdampak positif bagi masyarakat sekitar.

IGSCA sendiri merupakan penghargaan yang diberikan kepada perusahaan di Indonesia yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan secara konsisten mengimplementasikan prinsip triple P (people, planet, profit) dalam menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. (Tri Wahyuni)