Dukung Isoman bagi Pasien Omicron, SehatQ Perkuat Layanan Telemedisin

0

JAKARTA (Suara Karya): Startup bidang health technology, SehatQ mendukung program isolasi mandiri (isoman) yang diterapkan pemerintah untuk menekan angka penularan covid-19.

Isoman kembali digalakkan, seiring meningkatnya kasus Omicron di Tanah Air dalam beberapa hari terakhir ini.

“SehatQ siap membantu masyarakat agar dapat konsultasi dengan dokter secara online melalui platform kami, ketika mengalami gejala covid-19,” kata Andrew Sulistya, Chief Commercial Officer SehatQ dalam keterangan pers, Jumat (4/2/22).

Ditambahkan, telekonsultasi tersebut akan membantu mengurangi mobilitas pasien dan ‘bed occupancy rate’ atau tingkat keterisian pasien di rumah sakit.

Isoman ditujukan bagi pasien covid-19 tanpa gejala dan gejala ringan. Selain itu, kriteria isolasi mandiri lainnya adalah pasien berusia minimal 18 tahun dengan kondisi rumah layak isoman dan berdomisili di Jabodetabek.

Guna mendukung kebutuhan pasien selama melakukan isoman, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menyediakan telekonsultasi dan obat-obatan gratis.

Melalui layanan itu, lanjut Andrew, pasien bisa berkonsultasi dengan dokter secara online tanpa batasan waktu. Dokter akan mengidentifikasi pasien dan memberi rekomendasi penanganan yang sesuai dengan kondisi pasien.

Dikutip dari situs isoman.kemkes.go.id, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengatakan, layanan telemedisin bagi semua pasien covid-19 yang sudah konfirmasi positif akan dapat layanan medis tepat waktu, tanpa perlu antre di rumah sakit.

Dengan demikian, layanan rumah sakit dapat diprioritaskan untuk pasien dengan gejala sedang dan berat.

Saat ini, layanan telemedicine gratis dari pemerintah sudah terhubung dengan 17 platform telemedicine, salah satunya adalah SehatQ.

Kementerian Kesehatan sendiri telah menjelaskan tata cara mendapat layanan telemedisin gratis dari pemerintah. Caranya, pasien harus melakukan tes PCR atau swab antigen di laboratorium yang masuk dalam jaringan New All Record (NAR) Kementerian Kesehatan.

Jika hasilnya positif, pasien akan menerima pesan dari Kemenkes melalui WhatsApp. Di dalam pesan tersebut, Kemenkes akan memberi kode untuk mendapat fasilitas telekonsultasi dan obat gratis.

Setelah itu, pasien dapat berkonsultasi daring dengan dokter di salah satu penyedia layanan telemedisin melalui tautan berikut https://bit.ly/Isoman_SehatQ

Dokter kemudian akan memberi resep sesuai kondisi pasien. Paket obat yang didapat pasien nantinya akan disesuaikan dengan resep tersebut. Selanjutnya, pasien dapat menebus obat di situs https://isoman.kemkes.go.id/pesan_obat. (Tri Wahyuni)