Dukung Kampus Merdeka, SEAQIL Siap Perkuat Jejaring Antar Perguruan Tinggi

0

JAKARTA (Suara Karya): Pusat peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan di bawah organisasi regional antarpemerintah negara-negara Asia Tenggara (SEAMEO) bidang bahasa (SEAQIL) siap dukung kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang digagas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

Seperti dikemukakan Direktur SEAQIL, Luh Anik Mayani, pihaknya akan mulai membangun jejaring dengan perguruan tinggi se-Indonesia. Langkah pertama adalah kerja sama dengan Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Pendidikan Indonesia (FPBS UPI).

“Kerja sama ini membuka peluang bagi mahasiswa FPBS UPI untuk bergabung dalam program magang sebagai pendamping program.Klub Literasi Sekolah (KLS),” kata Luh Nik Mayani usai penandatanganan kerja sama dengan FPBS UPI secara virtual, Senin (8/2/21).

Ditambahkan, KLS akan mensinergikan beberapa tujuan yaitu meningkatkan budaya literasi, mendukung kebijakan MBKM, meningkatkan kemampuan 4C abad ke-21 (Critical thinking, Creativity, Collaboration and Communication), meningkatkan kemampuan berbahasa asing serta membangun jejaring kerja sama dengan perguruan tinggi se-Indonesia.

Dekan FPBS UPI, Tri Indri Hardini menyambut baik ajakan SEAQIL untuk bekerja sama karena hal itu merupakam bagian dari penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.

“Manfaat lain dari kerja sama ini adalah pengembangan program terkait peningkatan kualitas pendidikan, kecakapan profesional, pengembangan diri, kepemimpinan dan pendidikan dalam bahasa, sastra, seni serta budaya,” tuturnya.

Tri mengaku senang karena mahasiswanya bisa bergabung dalam program KLS yang digagas SEAQIL. Hal itu akan menambah pengalaman sekaligus wawasan mahasiswa tentang program literasi menjadi lebih luas.

“Apalagi KLS juga diikuti mahasiswa magang dari kampus lain. Program ini akan mencerahkan mahasiswa, karena mereka bisa saling berbagi pengalaman dan bertukar ide dengan mahasiswa magang lainnya,” kata Tri menandaskan. (Tri Wahyuni)