Dukung Nutrisi Anak, Kraft Luncurkan Kampanye #KejuAsliCheck

0

JAKARTA (Suara Karya): Brand unggulan dari Mondelez Indonesia, Keju Kraft meluncurkan kampanye bertagar #KejuAsliCheck. Diharapkan para ibu lebih pintar dalam memilih keju cheddar berkualitas yang ada di pasaran.

“Karena, banyak ibu di Indonesia yang belum tahu, jika keju cheddar di pasaran tak semua memakai keju cheddar sebagai bahan baku utamanya,” kata Senior Marketing Manager Keju Kraft, Dian Ramadianti dalam kampanye #KejuAsliCheck yang digelar daring, Jumat (3/12/21).

Akibat ketidaktahuan itu, lanjut Dian, anak yang akan terdampak. Mereka jadi tidak mendapat gizi optimal dari keju dalam nutrisi hariannya. Keju cheddar merupakan produk turunan susu yang memiliki nutrisi yang baik untuk tumbuh kembang anak.

“Tak heran jika kreasi berbahan keju cheddar menjadi pilihan para Ibu dalam membuat sajian lezat bernutrisi bagi buah hati. Sayangnya, pilihan keju yang digunakan para ibu, kadang tak memenuhi harapan itu,” ucap Dian.

“Lewat kampanye ini, kami ajak para ibu untuk lebih cermat dalam membaca label pangan pada kemasan keju cheddar. Caranya mudah, pastikan keju berada di urutan pertama komposisi, bukan air atau tepung. Selain juga ada klaim nutrisi pada kemasan,” ucapnya.

Dian mengungkapkan, keju Kraft belum lama ini menggelar survei terhadap konsumen. Lebih dari 50 persen responden mengaku ibu yang sering menggunakan keju (1-7 kali dalam seminggu) dalam olahan hariannya.

Lebih dari 61 persen responden mengaku, tidak tahu jika ada produk keju cheddar di pasaran ada yang tak menggunakan bahan utama keju cheddar.

“Padahal ada sekitar 77 persen ibu yamg mengaku terbiasa melihat label pangan di kemasan. Namun, dari mereka hanya sekitar 48 persen tidak tahu cara membaca susunan komposisi dengan benar,” ujarnya.

Di Indonesia, menurut Dian, pencantuman label pada produk pangan olahan sebenarnya telah diatur dalam Peraturan Badan POM No 31 tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan. Label tersebut memberi informasi yang benar dan jelas kepada masyarakat tentang produk pangan yang dikemas, sebelum dibeli atau dikonsumsi.

“Kampanye #KejuAsliCheck ini sesuai peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM), yaitu komposisi bahan baku pada label pangan diurutkan berdasarkan jumlah, dari kandungan yang tertinggi ke rendah.

“Komponen pertama pada komposisi produk keju cheddar itu harus keju cheddar, bukan air ataupun bahan lain seperti pada produk keju cheddar merek lain,” ucapnya menegaskan.

Hal senada dikemukakan Ahli Gizi Rita Ramayulis. Ia menjelaskan, nutrisi sendiri tentunya memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung proses tumbuh kembang buah hati.

“Terlebih di masa pandemi, kekurangan nutrisi dapat menurunkan kekebalan tubuh. Kesehatan anak jadi tak optimal dan dikhawatirkan rentan terhadap infeksi virus,” ujarnya.

Berbagai manfaat yang diberikan keju cheddar, lanjut Rita, tentu tak lepas dari kandungan nutrisi di dalamnya, seperti kalsium, protein dan vitamin D. Karena itu, penting bagi Ibu untuk memastikan keju cheddar dengan komposisi yang tepat dan berkualitas.

Disebutkan, hasil penelitian National Library of Medicine menunjukkan, produk olahan susu kaya akan kalsium. Hal itu terlihat pada produk keju cheddar yang terbukti dapat meningkatkan kepadatan tulang anak.

“Keju cheddar juga berperan dalam penyediaan sumber energi dengan jumlah kalori yang tinggi, agar buah hati bisa terus bergerak dan tidak mudah merasa lelah,” ujarnyan

Bunga Citra Lestari (BCL) selaku ‘Mom Influencer’ pun mengaku tertarik akan kampanye memilih keju cheddar yang sesuai. Karena saat ini banyak produk yang mengaku keju cheddar, tetapi minim keju cheddarnya. Produk tersebut lebih banyak menggunakan air atau tepung.

Salah satu kreasi menu berbahan keju cheddar Kraft yang mudah diterapkan BCL adalah sandwich keju. “Sajian ini bisa menjadi pilihan menu sarapan praktis, lezat dan bernutrisi bagi anak-anak. Keju cheddar yang baik biasanya memberi rasa lezat gurih yang istimewa,” katanya.

Menurut Dian, keju juga bisa ditambahkan dengan bahan lain yang disukai anak-anak seperti telur, daging ham, sosis, irisan tomat dan daun selada.

Keju cheddar yang dihadirkan Kraft telah memenuhi semua kriteria sesuai kampanye #KejuAsliCheck, yaitu berbahan utama Keju Asli New Zealand pada urutan pertama, serta dilengkapi nutrisi Calcimilk yang kaya akan kalsium, protein dan Vitamin D.

Berbagai keunggulan yang dimiliki keju cheddar Kraft, antara lain, dapat dilihat langsung pada kemasan. Hal itu akan memudahkan para Ibu dalam memastikan manfaatnya bagi buah hati. Keju cheddar Kraft juga memiliki rasa lezat dengan gurih keju yang khas, serta tanpa perisa tambahan.

Mengkonsumsi keju cheddar Kraft secara rutin bisa membantu memenuhi sebagian kebutuhan nutrisi harian, yaitu 30 persen kebutuhan kalsium harian, sumber vitamin D dan protein. Hal itu merupakan salah satu komponen esensial dalam tumbuh kembang anak. (Tri Wahyuni)