Dukungan Bertambah, Zulfydar Makin Optimis Pimpin PB ABTI 2022 – 2026

0

JAKARTA (Suara Karya) : Dukungan bertambah Zulfydar Zaidar Mochtar, S.E., M.M., semakin optimis Pimpin Pengurus Besar Asosiasi Bola Tangan Indonesia ( PB ABTI) 2022 – 2026 melalui Munas yang akan digelar di  Hotel Grandhika, Blok M Jakarta 23 Juli 2022.

“Saat ini sudah bertambah menjadi 18 Pengprov siap memberikan suaranya dalam Munas PB ABTI nantinya. Meski saat mendaftar melalui ketua tim penjaringan dan penyaringan didukung 14 Pengprov,”tegas Zulfydar Zaidar Mochtar yang juga Sekretaris DPW PAN Provinsi Kalbar di Jakarta, kemarin.

Adapun Pengprov yang memberikan dukungan untuk maju dalam Munas PB ABTI periode 2022 – 2026 diantaranya, Papua Barat, Sulteng, Sultra, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah,  Sumsel, Sumbar, Bengkulu, DKI Jaya, Jatim, Jateng, dan Bali

Dengan bertambahnya dukungan dari Pengprov menjelang Munas PB ABTI membuat Zulfydar makin optimis menjadi pimpinan bola tangan di Indonesia. “Semangat untuk maju memimpin bola tangan Indonesia tidak ada kata lain ingin memajukan prestasi atlet hingga kepentas dunia,”tegasnya.

Upaya memenuhi semua itu, katanya, dalam kepemimpinannya nanti berusaha menggerakkan program pembinaan atlet diberbagai daerah, baik lewat jalur pelajar menuju Popnas dan jalur mahasiswa melalui POMNAS.

Begitu juga melalui jalur umum dengan memberikan peluang kepada setiap Pengprov menggelar event di setiap wilayah. Puncaknya bisa bertemu dalam pertandingan nasional baik Liga Bola tangan maupun kejuaraan nasional lainnya.

Dengan prestasi atlet dari berbagai daerah, tinggal dijaring masuk Pelatnas yang akan diturunkan di kejuaraan ASEAN, Asia maupun dunia. Cabang bola tangan masuk dalam olahraga Olimpic. Dengan begitu tujuan utama yang harus dikejar adalah prestasi internasional. Bila hal itu terjadi, maka menuju Olimpiade tidak mengalami kesulitan lagi.

“Kami berharap dalam pembibitan dan pembinaan atlet disetiap daerah mampu mencari bibit unggul yang memiliki postur tubuh lebih 199 Cm. Bila hal itu bisa dilakukan, tinggal menempa dalam Pelatnas menuju prestasi internasional,”harapnya. (Warso)