Faber-Castell Catat Trend Positif Workshop Online di Masa Pandemi

0
(Suarakarya.co.id/Tri Wahyuni)

JAKARTA (Suara Karya): Pandemi corona virus disease (covid-19) telah mengubah gaya hidup dan kebiasaan masyarakat di seluruh dunia. Waktu luang saat karantina diisi dengan kegiatan positif, seperti membuat video tutorial dan materi pembelajaran lainnya.

“Faber-Castell Global mencatat adanya peningkatan akses hingga 300 persen atas video tutorial dan pembelajaran lain selama karantina di sejumlah negara. Ini menunjukkan trend yang positif,” kata Digital Marketing Manager PT Faber-Castell International Indonesia, Martin Sori Tjukrono secara virtual, Jumat (14/8/20).

Guna mencegah penularan covid-19, banyak negara menerapkan pembatasan kegiatan di luar rumah. Untuk meredakan ketidakpastian tersebut, tak hanya anak tetapi juga orangtua melakukan beragam kegiatan positif, antara lain menggambar dan melukis.

“Sejumlah penelitian menyebut kegiatan menggambar, mewarnai dan melukis secara manual diatas kertas dipercaya dapat mengurangi kecemasan, tingkatkan daya ingat dan kreativitas. Sehingga cocok dilakukan keluarga saat harus tinggal di rumah selama pandemi,” ujarnya.

Sama seperti tren yang terjadi pada Faber-Castell Global, lanjut Martin, selama periode Mei hingga Agustus 2020, Faber-Castell Indonesia, melalui Youtube Faber-Castell Creative Kids mencatat ada 302,600 penonton. Selain peningkatan jumlah pengguna hingga 851 orang dengan total jam menonton sebanyak 4.500 jam.

“Materi pembelajaran kreatif yang ada di laman www.Faber-Castell.co.id pun telah diunduh hingga 7.100 kali. Ini menunjukkan peningkatan yang luar biasa,” ucap Martin.

Ditambahkan, Faber-Castell bertekad terus menghadirkan program-program workshop kreatif secara virtual, dengan beragam materi serta melibatkan pakar baik nasional maupun mancanegara. Workshop tersebut bisa untuk pribadi atau kelompok/sekolah.

“Jika ingin bergabung dalam kegiatan workshop online, jadwalnya bisa dilihat melalui laman www.Faber-Castell.co.id maupun sosial media Instagram @fabercastell_id atau facebook @fabercastellcreativekids,” tuturnya.

Sementara itu, praktisi Art Therapy Adi Chandra menilai tren yang di alami Faber-Castell itu sangatlah wajar. Karena sesuai dengan nilai yang ada dalam setiap insan manusia, dimana pada dasarnya manusia diciptakan untuk berkarya sesuai kapasitasnya masing-masing atau “created to create”.

“Proses eksplorasi perasaan dan pikiran, reality testing, penyelesaian konflik emosional dan pengembangan kemampuan sosial, mengurangi kecemasan serta meningkatkan self esteem hanya bisa didapatkan melalui kegiatan berkesenian,” ujarnya.

Ditambahkan, kegiatan seni khususnya menggambar sendiri memiliki banyak nilai lebih, sehingga penting bagi siapa saja yang ingin terus berkreasi di era normal baru saat ini. (Tri Wahyuni)