Fahri Hamzah: Penetapan Tersangka Ketum PA 212, Bentuk Ketidaknyamanan Penguasa

0
Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah

JAKARTA (Suara Karya): Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menanggapi sinis atas penetapan tersangka Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif. Fahri mengatakan, proses hukum yang dilakukan terhadap Slamet Maarif, dinilai sebagai bentuk ketidaknyamanan penguasa.

“Apabila terus berkata mengenai kebenaran, maka secara otomatis bakal membuat pihak penguasa tidak nyaman sehingga mengambil tindakan yang menyimpang,” ujar politisi PKS ini, dalam cuitan di akun Twitter @Fahrihamzah, Selasa (12/2/2019).

Sebagaimana diketahui, Slamet Maarif telah ditetapkan sebagai tersangka karena diduga telah melakukan tindak pidana pemilu, melakukan kampanye di luar jadwal yang ditetapkan KPU, KPU provinsi dan kabupaten/kota sebagaimana diatur dalam Pasal 280 ayat (1).

“Apa sih gunanya memenjara orang hanya karena sering berbeda pendapat?. Bicara kebenaran sekeras apapun tidak membuat kuping anak kecil sakit, apalagi membuatnya takut, mereka biasa saja. Tapi bicara kebenaran itu membuat kuping penguasa panas dan membuatnya marah dan salah tingkah,” katanya menambahkan. (Gan)