“Gala Desa” Siap Menuju Pentas Dunia

0
Alman Hudri, Asdep Pengembangan Olahraga Pendidikan Kemenpora siap sukseskan Gala Desa ke pentas Dunia. (Suarakarya.co.id/Warso)

JAKARTA (Suara Karya): Multi event (Gala Desa) binaan Kemenpora yang digelar di 136 Kabupaten Kota Seluruh Indonesia tahun depan siap ditingkatkan menuju event nasional dan regional. Seperti halnya cabang sepakbola yang kini bisa diikuti masyarakat umum, nantinya difokuskan pesertanya dikalangan pelajar SLTP dan SLTA.

“Dengan diikuti dan fokus dikalangan pelajar, maka pemain yang tampil prestasinya bisa berjenjang ketingkat nasional dan regional seperti tim sepakbola U-16 yang meraih sukses ditingkat Asia,”jelas Asdep Bidang Olahraga Pendidikan Kemenpora, Alman Hudri di Jakarta, Senin (29/10/2018).

Alman melanjutkan, program Gala Desa yang sudah bergulir memang mempertandingkan enam cabang olahraga yaitu bola voli, tenis meja, atletik, sepak takraw, bulu tangkis dan sepak bola.

Namun dicabang sepakbola inilah ada gagasan lebih terpogram dan difokuskan pesertanya pada pelajar di tahun 2020. Terobosan ini tampaknya mendapat respon dari Kementerian Desa untuk bekerjasama menggelar di tahun 2020 itu.

Sementara di tahun 2019 Kemendes rencananya sudah mulai ikut penjelajakan dalam segi administrasinya. Dengan begitu tinggal digulir tahun 2020 dengan peserta mencapai 505 atau serentak diseluruh Tanah Air. Program Gala Desa ini nantinya memenuhi keinginan Kemenpora dimana ‘Olahraga Desa Menuju Dunia’.

Menurutnya, Gala Desa bukan sekadar ajang yang menjadi rutinitas. Itu harus menjadi jihad untuk membuat bangsa Indonesia bisa berdiri sejajar dengan bangsa lain khususnya di bidang olahraga.

Menurutnya, banyak bakat olahragawan yang terpendam di daerah-daerah.

“Banyak anak di desa-desa ataupun kampung yang punya harapan besar ingin menjadi atlet. Tetapi proses dan wahana mereka untuk berpartisipasi tidak seluas di kota. Karenanya, Gala Desa ini menjadi fondasi penting untuk melahirkan bibit-bibit masa depan Indonesia,” tambah Alman seraya mengatakan tahun depan Gala Desa pesertanya bisa bertambah lebih dari 150 Kabupaten sebelum digelar serentak di tahun 2020. (Warso)