GarudaFood Ajari Peserta Kampung Wirausaha Melek Finansial

0

JAKARTA (Suara Karya): GarudaFood mengajak puluhan ibu yang tergabung dalam komunitas Kampung Wirausaha untuk melek finansial. Sehingga tumbuh karakter wirausaha, yang mencakup kreativitas, kemandirian, strategi pemasaran, penghitungan faktor risiko dan laporan keuangan.

“Jadi bukan asal beri modal, kami juga bekali para ibu di Kampung Wirausaha dengan berbagai keahlian agar usahanya bisa langgeng,” kata Head of Corporate Communication GarudaFood, Dian Astriana dalam acara apresiasi bagi mitra binaan GarudaFood Sehati di Tangerang Selatan, Senin (17/9).

Hadir dalam kesempatan itu, Brand Manager GarudaFood, Ari Windrayanto Purwito, Promotion Manager GarudaFood, Purwanto dan Ketua Yayasan Bunga Melati Indonesia, Bambang Budi Susetyo.

Dijelaskan, acara tersebut digelar sebagai penghargaan GarudaFood Sehati atas prestasi komunitas mengikuti program Kampung Wirausaha Chocolatos selama 6 bulan (Maret-September) pada tahun ini. Program tersebut diikuti komunitas ibu-ibu di wilayah Kabupaten Bogor, Kota Bogor dan Tangerang Selatan.

“Lewat program ini, peserta diajari bagaimana menggali potensi yang ada di masyarakat, membangun relasi dengan komunitas, membuka peluang usaha, menanamkan semangat kewirausahaan serta mendorong terciptanya masyarakat yang lebih produktif.

“Kami berharap program ini memberi dampak positif pada para ibu, tidak saja mereka yang ikut dalam program tetapi juga masyarakat sekitar,” ujar Dian.

Dalam kesempatan itu, GarudaFood Sehati juga menggelar kompetisi di kalangan peserta dengan kriteria penilaian meliputi strategi pemasaran produk, kekompakan kelompok dan kelengkapan laporan keuangan.

Terpilih sebagai pemenang, disebutkan, Kampung Wirausaha Chocolatos. Mereka dapat hadiah berupa tambahan modal untuk pengembangan bisnisnya.

Salah satu peserta dari Kampung Wirausaha Chocolatos, Nita mengaku senang kelompoknya menang dalam kompetisi. Karena selain dapat belajar hal baru, pihaknya juga dapat tambahan penghasilan bulanan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

“Hal menyenangkan lainnya adalah, kami juga dibekali ilmu pemasaran dalam menjual produk. Sehingga kami semakin termotivasi untuk menjadi wirausaha,” ujar Nita menandaskan. (Tri Wahyuni)