Garudafood Bantu Bina Bibit Unggul Sepakbola Indonesia

0

JAKARTA (Suara Karya): Garudafood mendukung pembinaan bibit unggul sepakbola Indonesia, lewat kompetisi bertajuk Liga Kompas Kacang Garuda (LKG) U-14. Perhelatan yang digelar selama 2018-2019 itu berhasil membawa 11 pemain untuk seleksi tingkat nasional.

“Kami bangga sekali ada 11 pemain LKG U-14 yang diundang ikut seleksi timnas U-15, timnas U-16 dan beberapa klub Liga 1, saat kompetisi ini belum berakhir,” kata Direktur Marketing PT Garudafood Putra Putri Jaya, Ferry Haryanto usai memberi penghargaan kepada pemenang LKG U-14 di Stadion GOR Ciracas, Jakarta pada Minggu (24/3/2019).

Hadir dalam kesempatan itu, Deputi III Kementerian Pemuda dan Olahraga, Raden Isnanta, Sekjen PSSI, Ratu Tisha, Pemred Harian Kompas, Ninuk Mardiana Pambudi dan Direktur LKG U-14, Adi Prinantyo.

Prestasi itu menandakan, lanjut Ferry, pembinaan sepak bola usia remaja lewat kompetisi LKG U-14 berhasil mencetak pemain muda berkualitas unggul. “Kami akan dukung terus pembinaan sepakbola Indonesia. Hal itu sesuai dengan tagline kami “Jangan nonton bola, tanpa kacang Garuda,” ucapnya.

Direktur LKG U-14, Adi Prinantyo menjelaskan, kompetisi LKG U-14 diikuti 16 sekolah sepak bola (SSB) yang ada di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok dan Bekasi). Setiap SSB boleh mengirim minimal 25 pemain usia 13-14 tahun.

“Setelah tanding, 5 SSB di peringkat bawah akan terdegradasi. Meski saat ini sudah masuk minggu terakhir kompetisi, tapi ada 44 SSB yang mendaftar untuk mengikuti babak play off sebagai peserta baru LKG U-14 musim 2019-2020,” tuturnya.

Adi menambahkan, LKG U-14 dimulai pada September 2018 lalu dan berakhir Minggu (24/3). Terpilih sebagai juara 1, SSB Bina Taruna, juara 2 SSB Salfas Soccer dan juara 3 diraih Lagunan Soccer School.

“Setiap akhir musim, kami memilih 44 pemain terbaik dari berbagai posisi. Laga pekan terakhir menjadi dasar bagi pemandu bakat untuk menentukan 24 pemain terbaik guna menjalani seleksi. Jumlahnya kemudian dipangkas lagi menjadi 18 pemain,” katanya.

Ke-18 pemain itu, lanjut Adi, akan mewakili LKG di kompetisi Gothia Cup, di Swedia pada Agustus 2019 mendatang. LKG U-14 tahun ini memasuki usia 10 tahun. “Ini bukan waktu sebentar. Liga ini menunjukkan kesungguhan Kompas dan Garudafood berkontribusi dalam memajukan sepakbola Indonesia usia remaja,” tuturnya.

Ditambahkan, alumni Liga Kompas sudah terbukti prestasinya karena ikut memperkuat tim nasional U-22, timnas U-19, dan timnas U-16 di berbagai ajang. (Tri Wahyuni)