Gelar Lomba Mewarnai, Faber-Castell Hadirkan Kembali Keceriaan Keluarga!

0

JAKARTA (Suara Karya): Perusahaan alat tulis Faber-Castell kembali menggelar lomba mewarnai untuk anak, setelah 2 tahun diselenggarakan secara daring karena pandemi. Diharapkan, lomba tersebut menciptakan keakraban keluarga.

“Karena lomba ini tak hanya anak yang berjuang untuk menang, tetapi juga melibatkan orangtuanya. Keakraban yang tercipta akan dikenang anak saat dewasa,” kata Managing Director Faber-Castell International Indonesia, Yandramin Halim dalam lomba bertajuk ‘Colour to Life Competition 2022’, di Jakarta, Sabtu (19/11/22).

Hadir dalam kesempatan itu, Regional Finance Director Faber-Castell untuk Asia Pasifik, Alfred Low dan Widyaprada Ahli Utama Kemdikbudristek, Abdul Halim Muharram dan Product Manager Faber-Castell International Indonesia, Richard Panelewen.

Yandramin Halim menjelaskan, lomba mewarnai digelar kembali untuk memenuhi permintaan sejumlah sekolah yang selama ini kerap mengikuti lomba yang diselenggarakan Faber-Castell.

“Demi memenuhi keinginan sekolah, kami buat lomba semacam secara bertahap di 12 kota di Indonesia. Tahun depan, jika kasus pandemi semakin landai, maka lomba akan digelar hingga 100 kota seperti sebelum pandemi,” ujarnya.

Peminat lomba kali ini, lanjut Yandramin Halim, terbilang cukup tinggi. Karena kapasitas mall hanya mampu menampung 500 anak plus orangtua, maka jumlah pendaftar dibatasi sejumlah itu.

“Ini pesertanya tak hanya dari Jakarta saja, tapi juga datang dari Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Mereka rela datang jauh-jauh ke Jakarta Barat demi anaknya ikut lomba. Apalagi jika anaknya pintar menggambar,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama Product Manager Faber-Castell International Indonesia, Richard Panelewen menjelaskan, lomba yang diselenggarakan Faber-Castell berbeda karena menggunakan produk ‘Colour to Life’ karena memiliki buku gambar yang sangat unik.

“Unik, karena memadukan unsur menggambar secara manual dan dilengkapi dengan sentuhan teknologi melalui Augmented Reality (AR) yang dapat membuat gambar lebih hidup,” ujar Richard.

Produk Colour to Life Faber-Castell tak hanya memberi pengalaman baru bagi anak-anak Indonesia untuk mengenal teknologi AR, tetapi juga berbagai feature unggulan, seperti permainan didalamnya yang melatih kemampuan motorik, memadupadankan warna dan melatih daya ingat anak.

“Produk ‘Colour to Life’ juga telah mendapat penghargaan internasional, melalui German Desain Award pada 2020 untuk kategori ‘Excellent Communications Design’,” tuturnya.

Sementara itu, Abdul Halim Muharram dalam kesempatan yang sama mengatakan, kehadiran Faber-Castell sebagai produsen alat tulis tertua dan terbesar di dunia menjadi bukti kongkrit jika anak-anak Indonesia berpeluang maju dan berkembang.

“Karena anak-anak Indonesia bisa menggunakan alat tulis dan beragam produk berkualitas untuk membantu belajar lebih baik. Jika dioptimalkan, maka bukan mustahil anak-anak Indonesia berdiri sejajar dengan anak-anak di negara-negara maju,” tuturnya.

Lomba yang digagas Faber-Castell, menurut Abdul Halim selaras dengan program yang dikembangkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dam Teknologi (Kemdikbudristek) dalam mencerdaskan anak-anak bangsa.

“Faber-Castell selalu melahirkan kebaruan dalam bentuk inovasi yang sejalan dengan perkembangan teknologi. Kesuksesan program pemerintah tak lepas dari dukungan serta kolaborasi yang dilakukan dengan pihak swasta, termasuk Faber-Castell,” ujar Abdul Halim. (Tri Wahyuni)