Generasi Muda Milenial Miliki Peran Strategis Sebagai Pelopor Masyarakat Digital

0

JAKARTA (Suara Karya): Kalangan generasi muda dan milenial memiliki peran strategis sebagai pelopor masyarakat digital di Indonesia. Hal ini dilihat dari mayoritas generasi Y atau milenial yang paling mendominasi sebagai pengguna media sosial dari total penduduk yang ada di Indonesia.

Demikian salah satu kesimpulan dari hasil webinar bertajuk Milenial dan Masyarakat Digital yang diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Jakarta, Rabu (25/8).

Acara yang diikuti 150 mahasiswa dari wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Jabodetabek melalui zoom itu menghadirkan Ketua Komisi 1 DPR Meutya Hafid sebagai keynote speaker, serta Kordinator Pemberdayaan Kapasitas Teknologi Digital, Kemkominfo, Aris Kurniawan serta Music Produser ATTA Music, Achmad Maulana sebagai narasumber.

Dalam paparannya, Meutya Hafid yang juga politisi perempuan Partai Golkar itu mengatakan dari hasil studi google tahun 2018, Indonesia akan menjadi pemain ekonomi digital terbesar di ASEAN pada tahun 2025.

“Ini relate dengan laporan dari We Are Social pada 2021 yang mencatat rata-rata adopsi e-commerce secara global adalah 78,6 persen. Sementara ada 88,1 persen pengguna internet di Indonesia yang menggunakan layanan e-commerce untuk membeli produk. Dengan kata lain, presentase tersebut merupakan yang tertinggi di dunia,” ujarnya.

Sementara itu, Aris Kurniawan menilai ekonomi digital bisa menjadi jawaban perekonomian di tengah pandemi ini. “Ekonomi digital telah membuat berbagai aktivitas menjadi jauh lebih efisien, ramah inovasi, dan bisnis modelnya bisa beraneka ragam,” katanya.

Ekonomi digital juga punya ruang berkembang dan menciptakan level playing fields yang sama untuk semua orang. Selain itu, ekonomi digital ikut mendorong inklusi sehingga seseorang bisa mendapatkan layanan tanpa harus bertatap muka.

Di tempat yang sama, Music Produser ATTA Music, Achmad Maulana mengatakan era digital sangat membantu bagi profesi produser musik. Selain bisa mendistribusikan lagu melalui digital platform, era digital saat ini juga bisa memberi akses jangakauan sampai dunia global.

“Melalui media digital seorang produser musik bisa memperluas jangkauan pendengar atau penikmat musiknya,” kata Achmad Maulana. (Pramuji)