Gilbert Peringkat 1 “Perang Bintang”, Eka Putra Berharap Tumbuh GM Utut – Utut Baru

0

JAKARTA (Suara Karya) : Dewan Pembina PB Percasi, Ir. Eka Putra Wirya bersyukur, semangat para pecatur yang tampil dalam “Perang Bintang” cukup gigih untuk meraih tampuk juara di SCUA Bekasi, 11 – 15 Desember 2022.

“Semangat meraih juara harus dimiliki setiap pecatur di ajang ” Perang Bintang”.Karena peningkatkan prestasi itu keluar dari diri atlet. Sementara PB Percasi dan orang tua hanya memberikan dukungan dan fasilitas tampil dalam pertandingan, “tegas Eka Putra Wirya di SCUA Bekasi, kemarin.

Seperti halnya IM Gilbert Elroy Tarigan menempati peringkat pertama dalam ajang ” Perang Bintang”. Menempati posisi pertama tentunya merupakan usaha keras Gilbert dalam pertandingan.

Begitu juga yang dilakukan FM Aditya Bagus Arfan diperingkat dua dan NM Dziththauly Ramadhan diposisi ketiga serta FM Kemas Ade Krisna berada di peringkat empat.

Para pemegang peringkat satu hingga empat ini harus eksis terjun dalam pertandingan. Dengan begitu katanya, atlet dapat melihat kekurangan dan kelebihan yang dimiliki.

Eka mengingatkan, para atlet yang belum meraih juara, terus berlatih lebih gigih lagi untuk meningkatkan kekurangan yang dimiliki. Sedang bagi pecatur yang meraih juara harus mampu mempertahankan dan kalau bisa ditingkatkan lagi.

Kolaborasi

Kemajuan prestasi para pecatur remaja yang tampil dalam Perang Bintang bisa dicapai dengan cara berlatih dan terus berlatih, baik sebelum maupun seusai tampil dalam pertandingan.

“Bila kesadaran berlatih dan tampil di setiap pertandingan Catur yang ada ditingkat nasional datang dengan sendirinya. Maka saya optimis, prestasi atlet Catur Indonesia tidak kalah dengan Vietnam diberbagai event internasional, ” tegas Eka.

Eka juga berharap peranan orang tua sangat penting dalam mendukung putra – putrinya tampil dalam pertandingan. Seperti halnya setia mengantar atau memberikan dukungan saat putranya akan ikut pertandingan.

Bila kerjasama antar orang tua, atlet dan PB Percasi sejalan dengan lancar, tidak menutup kemungkinan akan tumbuh pecatur – pecatur handal di Indonesia.

Kolaborasi orang tua, atlet dan PB Percasi itulah yang diharapkan Dewan Pembina PB Percasi Eka Putra Wirya dalam menghasilkan atlet tangguh sekelas GM Utut Adianto. “Bahkan dengan berbagai teknologi dan fasilitas yang ada saat ini akan lahir Utut – Utut muda yang berprestasi dunia, “tambah Eka lagi. (Warso)