GMNI Desak DPRD Banten Sahkan Program Sekolah Gratis

0

SERANG (Suara Karya) : Polemik soal rencana ditolaknya program sekolah gratis bagi masyarakat didelapan kabupaten/kota yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) oleh Komisi V DPRD Banten terus bergulir. Diantara polemik tersebut, bahkan menyatakan bahwa Ketua Komisi V DPRD Banten Fitron Nur Akhmad, tidak berpihak kepada masyarakat, karena berencana akan membatalkan program andalan Gubernur Banten Wahidin Halim itu.

Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ( GMNI) DPD Banten Solahudin, menyatakan bahwa GMNI DPD Banten, tetap mendukung sepenuhnya program-program pembangunan yang berpihak kepada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam pendidikan gratis oleh Pemprov Banten.

Dia juga meminta kepada Pemprov Banten untuk membuka seterang-terangnya semua mekanisme dan aturan main yang akan dipergunakan dalam program pendidikan gratis agar masyarakat dapat turut mengawasi.

Selanjutnya disebutkan bahwa GMNI Banten mengecam ketua Komisi V atas sikapnya yang cenderung bertolak belakang dengan tujuan gubernur Banten dalam menyejahterakan masyarakatnya, sesuai dengan Undang undang Sisdiknas no 20 tahun 2003 pasal 10 dan 11 ayat 2 yang mengamanatkan pemerintah dan pemerintah daerah wajib menjamin tersedianya dana guna tersedianya pendidikan bagi setiap warga negara yang berusia tujuh sampai dengan lima belas tahun.

Dia juga meminta kepada Partai yang menaungi Ketua Komisi V untuk mengevaluasi sikap dan keberadaannya yang tidak pro kepada masyarakat dengan memecat kader tersebut.

Selain itu, mereka mengimbau kepada masyarakat agar tidak memilih calon legislatif yang tidak pro kepada masyarakat

Pernyataan lain juga disampaikan oleh Rektor Untirta Prof. Sholeh Hidayat.  Dia mengatakan siap membantu secara pribadi maupun secara kelembagaan untuk menyempurnakan setiap aspek persiapan di lapangan, jika masih ada kendala dalam persiapan pelaksanaan program tersebut sekolah gratis tersebut.

Menurutnya, program pendidikan gratis tersebut, merupakan langkah maju untuk mencapai masa depan Banten lebih baik. Dia berharap semua pihak, terutama kalangan DPRD Banten mendukung secara penuh upaya ini, tidak mematahkan program ini tetapi justru membantu semua persiapannya agar dapat terlaksana dengan baik.

Saat ini banyak warga miskin sangat berharap agar pendidikan gratis dapat diwujudkan. “Mari kita dukung, berikan masukan dan awasi dengan seksama semua tahapan dan pengelolaannya,” tegasnya. (Wis)