Golkar Layak Dapat Lima Menteri di Kabinet Jokowi-Ma’ruf

0
Ketua Dewan Pakar Partai Golkar HR. Agung Laksono saat berbicara pada acara pelantikan ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat malam (12/7/2019). (suarakarya.co.id/Indra)

GARUT (Suara Karya): Ketua Dewan Pakar Partai Golkar HR. Agung Laksono mengatakan, empat sampai lima kader terbaik Partai Golkar (PG) layak menduduki posisi menteri maupun menteri koordinator di Kabinet Jokowi-Ma’ruf.

“Empat sampai lima posisi menteri layak dari PG. Wajar kami mengusulkan lebih, sekarang kan dua, karena dari pertama kali di partai koalisi yang mengusulkan Pak Jokowi adalah Partai Golkar, baru (partai) yang lain,” kata Agung Laksono di Garut, Sabtu (13/7/2019).

Meskipun begitu semuanya dikembalikan pada Presiden yang punya kewenangan dalam menentukan menteri-menteri yang akan mengisi kabinetnya.

“Tapi kami juga sadar berdasarkan UUD 1945 (yang menentukan menteri) itu adalah hak prerogatif Presiden. Ya, terserah beliau,” ujarnya.

Agung mengakui partainya punya banyak kader yang disiapkan untuk mengisi jabatan menteri di berbagai bidang. Sedangkan 4-5 menteri yang diusulkan bisa dibidang ekonomi hingga menteri koordinator.

“Bisa dibidang ekonomi, sosial, dan menteri koprdinator. Kami sudah siapkan untuk menteri-menteri itu,” ucapnya.

Terkait gemuk tidaknya kabinet yang akan dibentuk Predisen, menurut Agung hal itu tergantung kebutuhan dalam menghadapi perkembangan dengan program yang akan dilancarkan untuk kemajuan bangsa. Jumlahnya bisa mencapai 34 menteri.

“Tapi Presiden akan memaksimalkannya, ya bisa 34 menteri nantinya (Kabinet Jokowi-Ma’ruf),” kata Agung. (indra)