Golkar Targetkan Mengusung Calon Presiden di Pilpres 2024

0

JAKARTA (Suara Karya) : Sudah seharusnya Partai Golangan Karya (Golkar) menargetkan dapat mengusung sendiri Calon Presiden dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024. Hal itu sangat berkaitan dengan tugas Airlangga Hartarto setelah terpilih kembali menjadi Ketua Umum Partai Gokar era tahun 2019 – 2024.

“Upaya mengusung calon Presiden dalam Pilpres tahun 2024, harus dimulai dari perbaikan program partai kedalam. Seperti halnya melakukan konsolidasi dalam jajaran pengurus mulai dari pusat, daerah Provinsi, Kabupaten hingga kecamatan,”jelas Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, HR Agung Laksono di Kantor Kosgoro 1957 Jakarta, Selatan, kemarin.

Agung mengakui sebelum Munas Golkar dimulai sempat ada gesekan. Namun semua itu menjadi lebur kembali ketika para pemilik suara sepakat memilih Airlangga Hartarto secara aklamasi menjelang digelarnya pemilihan suara. Dengan satu suara akhirnya Airlangga dinyatakan menjadi Ketua Umum Partai Golkar 2024.

Melalui amanat Munas kata Agung, semua jajaran DPP membuat program dalam meningkatkan kinerja partai Golkar kedepan. Lewat program yang baik, semua sektor akan bergerak terutama meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui kaderisasi.

Meningkatkan SDM dengan melakukan kaderisasi partai mulai dari tingkat Provinsi, Kabupaten , bahkan semua kecamatan yang ada di Indonesia. Dengan begitu kader partai Golkar dapat diharapkan saat maju ke Pemelihan Legislatif (Pileg) mulai DPR Pusat, DPRD dan DPRD tingkat Kabupaten serta dieksekuti atau pemerintahan mulai dari Gubernur, Wali Kota maupun Kota Kabupaten.

Upaya menghasilkan semua itu, Golkar pimpinan Airlangga Hartarto secepatnya bergerak mengintruksikan menggelar Musda diberbagai daerah setelah susunan Partai Golkar di Pusat terbentuk, maksimal dalam kurun waktu 2 bulan. Karena pada intinya partai berdiri adalah tampil untuk menang baik di Pileg, Pemilu, Pilkada maupun Pilpres sekalipun.

Semua itu dasarnya adalah menggerakkan kembali roda organisasi mulai tingkat pusat, Provinsi, Kabupaten hingga kecamatan melalui kader-kader Golkar yang tangguh, militan dan loyalitas yang tinggi dengan kinerja yang solid untuk membesarkan partai.

“Memiliki kader yang pinter itu sangat penting, namun lebih penting lagi adalah kader yang mempunyai loyalitas tinggi. Karena kepinteran kader dapat dicipta dengan memberikan tempaan, namun loyalitas itu tumbuh dari hati kecil dan berjuang keras mengembangkan partai sampai kapanpun juga,” tegas Agung lagi.

Melalui perbaikan kedalam itulah Agung optimis “Kejayaan Golkar” akan hidup kembali. Apalagi di tahun 2024 mengusung calon Presiden datang dari kader Golkar sangatlah mudah. Semua itu yang penting tanamkan kepercayaan pada masyarakat lewat kader-kader yang tersebar di pelosok Tanah Air. (Warso)