Habibie: Harteknas Harus Jadi Momentum Kemajuan Teknologi 

0

PEKANBARU (Suara Karya): Peringatan Hari Teknologi Nasional (Harteknas) seharusnya menjadi momentum untuk kemajuan teknologi di Indonesia. Untuk itu pentingnya dilakukan konsolidasi antar seluruh elemen bangsa.

“Karena satu ilmu saja tidak cukup untuk memajukan teknologi,” kata Presiden ketiga RI, BJ Habibie dalam acara bertajuk “Riset, Inovasi Menuju Ekonomi Era Industri 4.0” jelang peringatan Harteknas di Pekanbaru, Riau, Kamis (9/8).

Hadir dalam kesempatan itu, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir beserta jajarannya dan Gubernur Riau Syamsuar.

Habibie memaparkan perspektifnya seputar strategi dan kebijakan pengembangan riset dan inovasi nasional  di masa depan. Termasuk pengelolaan riset dan inovasi oleh perguruan tinggi dan lembaga litbang.

“Sejak awal harus dibuat sesuai dengan kebutuhan industri. Bukan sekadar mengejar target anggaran,” ujarnya.

Habibie mencontohkan kemampuan anak bangsa dalam penguasaan teknologi telah terkonfirmasi lewat keberhasilan penerbangan perdana pesawat N-250 Gatotkaca. Pesawat produksi IPTN Bandung itu diluncurkan 10 Agustus 1995.

Habibie berpesan kepada pemuda untuk mengisi kemerdekaan Indonesia dengan kerja nyata yang inovatif. “Anak muda  sekarang harusnya bisa lebih hebat dari Habibie, karena segala fasilitas untuk berinovasi kini sangat lengkap,” tuturnya.

Ditambahkan, Indonesia saat ini menghadapi era industri 4.0, yang mana  teknologi informasi dan komunikasi semakin mengglobal. Untuk itu, prioritas kebijakan pendidikan tinggi harus direformulasi secara cepat, tepat, dan relevan sesuai dengan tren perkembangan global.

“Pendidikan tinggi dan lembaga litbang dituntut secara aktif beradaptasi, mampu menggagas dan inovatif dalam memanfaatkan peluang dan tantangan di era industri 4.0,” tuturnya.

Menurut Habibie, program riset dan pengembangan sepatutnya diarahkan pada penciptaan teknologi masa depan yang mendukung revolusi industri 4.0. Upaya itu untuk mempercepat hilirisasi dan komersialisasi hasil riset guna mendukung kebutuhan industri. (Tri Wahyuni)