Hadapi Pilpres 2019, Fahri Hamzah: Kepala Daerah Jangan Terlalu Partisan

0
Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah

JAKARTA (Suara Karya): Tidak sedikit kepala daerah yang menyatakan sikapnya mendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) pada Pemilu 2019, baik ke pasangan nomor urut 01 maupun 02. Bahkan tak sedikit pula kepala daerah yang tercatat menjadi tim sukses dari kedua pasangan tersebut.

Namun Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah mengingatkan agar kepala daerah tidak terlalu sibuk menjadi tim sukses untuk Pilpres 2019.

“Saya berpesan agar kepala daerah jangan terlalu sibuk jadi tim sukses. Saya khawatir dengan risiko yang akan dihadapi nantinya. Kalau pasangan calon yang didukungnya kalah, pasti ada konsekuensi politik,” ujar Fahri, melalui twitternya, yang dikutip Senin (21/1/2019).

Dia mengatakan, apabila calon yang dukung kepala daerah itu kalah, dikhawatir akan menyulitkan komunikasi dan kordinasi dalam hal pembangunan. Sebab, kata dia, akan ada resiko melemahnya komunikasi dengan pusat. Selain itu, ujar politisi PKS ini, dana transfer juga akan terancam, yang akhirnya rakyat pula yang menjadi korban.

Karena itu, Fahri menyarankan kepada seluruh kepala daerah agar tidak terlalu menjadi partisan salah satu kandidat yang maju pada kontestasi pemilu presiden 2019.

Bahkan, Fahri meminta kepala daerah mencontoh Gubernur DKI Anies Baswedan, Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi dan lainnya yang tidak sibuk menjadi tim sukses kandidat calon presiden dan wakil presiden.

“Pesan saya kepada semua gubernur, lunakkan langkah dan jangan terlalu partisan. Sudahlah jangan ikut pesta ini, kasihan rakyat anda. Fokuslah seperti Gubernur Sumut, DKI dan kawan-kawan,” katanya. (Gan)