Hari ini, 45 Instansi Pemerintah Gelar SKD CPNS Serentak

0

JAKARTA (Suara Karya): Sebanyak 45 instansi pemerintah yang terdiri dari 20 instansi pusat dan 25 pemerintah daerah menggelar Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) secara serentak di seluruh Indonedia, pada Senin (27/1/20). Kegiatan itu merupakan bagian dari rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2019.

“Seleksi Kompetensi Dasar ini dilakukan mulai hari ini hingga akhir Februari 2020,” kata Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur, Kementerian PANRB, Setiawan Wangsaatmaja dalam jumpa pers seputar langkah strategis manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN), di Jakarta, Senin (27/1/20).

Dijelaskan, proses seleksi menggunakan sistem Computer Assisted test (CAT). Dengan demikian, peserta tidak bisa saling mencontek, karena materi soal yang diujikam setiap orang berbeda-beda.

“Panitia setiap hari mengacak soal SKD untuk keamanan ujian. Nilai juga bisa diketahui peserta setelah ujian selesai,” tuturnya.

Menurut Setiawan, penerapan CAT dapat menekan kasus kecurangan dan tak memberi ruang kepada calo, karena kelulusan ditentukan oleh kemampuan peserta sendiri. “Proses seleksi dibuat seperti ini agar tidak terjadi ruang untuk calo. Peserta bisa lulus karena kemampuannya,” ucapnya.

Seperti tahun sebelumnya, pemerintah menerapkan nilai ambang batas (passing grade) sebagai penentu kelulusan peserta ke tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Merujuk pada Peraturan Menteri PANRB No 24/2019 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS 2019, yaitu pelamar dengan jalur formasi umum dan formasi khusus tenaga pengamanan siber (cyber security) harus melampaui passing grade.

“Untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP) passing grade ditetapkan sebesar 126, Tes Intelegensia Umum (TIU) sebesar 80 dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebesar 65,” tuturnya.

Ditambahkan, perubahan nilai ambang batas juga dipengaruhi karena komposisi soal yang berubah pada tahun ini. Jumlah soal TWK yang semula 35 menjadi 30, soal TIU semula 30 menjadi 35 dan jumlah soal TKP tetap yakni 35 soal.

Disebutkan, jumlah peserta yang lolos administrasi sebanyak 3.364.867 orang, bersaing memperebutkan 150.315 formasi CPNS, yang nantinya harus siap ditempatkan si seluruh pelosok negeri. Berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kementerian Hukum dan HAM mendapat peserta terbanyak, yakni 406.236 untuk merebutkan 4.598 formasi.

“Instansi pusat dengan jumlah peserta terbanyak kedua adalah Kementerian Agama, yaitu 176.331 peserta dengan jumlah formasi 5.815,” ujarnya.

Untuk pemerintah daerah yang paling banyak diminati 54.677 peserta seleksi adalah Pemprov Jawa Timur dengan formasi sejumlah 1.817. Pemda dengan peserta terbanyak kedua adalah Pemprov Jawa Tengah dengan 49.304 peserta untuk 1.409 formasi.

Setiawan mengatakan, sistem seleksi yang ketat akan menghasilkan abdi negara yang berintegritas. Publik harus percaya jika rekrutmen kali ini tidak ada kongkalikong atau ‘titipan’. “Seleksi CPNS sudah dilakukan secara transparan, akuntabel, efektif, efisien, cepat dan objektif,” kata Setiawan menandaskan. (Tri Wahyuni)