Hari ke-8 AUG 2022, Mahasiswa Indonesia Berhasil Raih 87 Medali

0

JAKARTA (Suara Karya): Hingga hari ke-8 pelaksanaan ASEAN University Games (AUG) ke-20, mahasiswa atlet Indonesia berhasil meraih 87 medali. Perhelatan itu digelar di Ubon Ratchathani, Thailand, pada 24 Juli-7 Agustus 2022.

Hal itu dikemukakan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek), Asep Sukmayadi kepada wartawan, di Jakarta, Minggu (31/7/22).

Asep menjelaskan, AUG adalah kompetisi olahraga dua tahunan yang melibatkan atlet dari berbagai kampus di negara anggota ASEAN. Ada 23 cabang olahraga (cabor) yang diperlombakan. Sedangkan Indonesia hanya ikut pada 10 cabang olahraga.

“Dari 87 medali yang diperoleh, ada 30 medali emas, 28 medali perak dan 29 medali perunggu dari 10 cabang olahraga yang diikuti kontingen Indonesia. Dan cabang renang yang paling berjaya, dapat 10 medali,” tuturnya.

Disebutkan, dua medali emas berharga diraih mahasiswa LSPR Institute of Communication and Business, Farrel Armandio Tangkas dan mahasiswa Universitas PGRI Mahadewi Indonesia, Pande Made Iron Digjaya.

Sedangkan empat medali perak diraih mahasiswa Universitas Sampoerna, Nicholas Karel Subagyo; mahasiswa Universitas Negeri Surabaya, Andi Muhammad Nurrizka; mahasiswa LSPR Institute of Communication and Business, Azzahra Permatahani; dan mahasiswa Perbanas Institute, Angel Gabriella Yus.

Empat medali perunggu diraih mahasiswa Universitas Bina Nusantara, Joe Aditya Wijaya Kurniawan; mahasiswa LSPR Institute of Communication and Business, Prada Hanan Farmadini dan Azzahra Permatahani; dan yang terakhir mahasiswa Universitas Nusantara PGRI Kediri, Nurita Monica Sari.

Asep menyampaikan apresiasi kepada para atlet, pelatih, dan seluruh pihak yang berperan aktif mulai dari persiapan hingga bergulirnya kompetisi. ‘Perolehan sepuluh medali di cabang olahraga renang ini menjadi awal yang positif bagi kita,” ucapnya.

Para atlet menunjukkan yang upaya terbaiknya dalam perhelatan olahraga internasional yang tertunda dalam dua tahun terakhir ini. Selain renang, kontingen Indonesia ikut menyumbang berbagai medali seperti pada cabor atletik, badminton, panahan, dan panjat tebing.

Sepuluh cabor yang diikuti atlet Indonesia, yaitu atletik, renang, panahan, badminton, panjat tebing, pencak silat, karate, taekwondo, wushu, dan petanque. Para atlet juga dibantu 7 International Technical Officer (ITO), dan 32 officials. (Tri Wahyuni)