Informasi Kuliah di Malaysia Kini Bisa Diakses lewat Aplikasi!

0
Pengarah Education Malaysia Indonesia Prof Madya Dr Mior Harris Mior Harun. (Suarakarya.co.id/Tri Wahyuni)

JAKARTA (Suara Karya): informasi lengkap tentang pendidikan tinggi di negeri jiran Malaysia kini bisa diakses melalui aplikasi ‘Ayo Kuliah di Malaysia’. Jika tertarik, ada program beasiswanya juga!

Pengarah Education Malaysia Indonesia Prof Madya Dr Mior Harris Mior Harun dalam siaran pers, Kamis (3/12/20) mengatakan, aplikasi buatan Lembaga Education Malaysia Indonesia itu diharapkan mempermudah orangtua yang ingin anaknya kuliah di Malaysia.

“Aplikasi ini menjadi pusat informasi tentang pendidikan di Malaysia, mulai dari prosedur pendaftaran, program studi yang ada, profil kampus, biaya kuliah hingga perhitungan biaya hidup selama kuliah di Malaysia,” ucap Mior Harris.

Selain menjadi wadah promosi, lanjut Mior Harris, aplikasi ‘Ayo Kuliah di Malaysia’ juga diharapkan menjadi panduan bagi perguruan tinggi Indonesia yang ingin menjalin kerja sama antara kedua negara.

“Kerja sama bisa dilakukan mulai dari riset bersama, melakukan publikasi riset, seminar hingga supervisi bersama. Bisa juga melakukan pertukaran mahasiswa dan potensi kerja sama lainnya yang akan berkembang di masa depan,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pengarah Bahagian Education Malaysia Jabatan Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia, Redhauddin bin Kamaruzaman memberi apresiasi atas peluncuran aplikasi ‘Ayo Kuliah di Malaysia’.

Katanya, kedekatan antara Malaysia dan Indonesia secara geografis serta rumpun bahasa yang sama, dapat menjadi salah satu daya tarik bagi pelajar Indonesia yang akan kuliah di Malaysia.

Apalagi di negeri Jiran Malaysia, lanjut Kamaruzaman, tersedia beragam perguruan tinggi mulai dari jenjang diploma hingga doktor. Perkuliahan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.

“Semua perguruan tinggi di Malaysia memakai bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Ini nilai tambah bagi pelajar internasional untuk meningkatkan penguasaan bahasa Inggris selama masa kuliah,” ujarnya.

Selain itu, Kamaruzaman mengatakan, kampus di Malaysia mulai disukai peserta didik dari negara asing. Terbukti, ada sekitat 95.628 pelajar dan mahasiswa dari luar Malaysia.

“Dari 95.628 mahasiswa asing, ada 9.928 orang diantaranya dari Indonesia. Sebanyak 4,419 orang kuliah di perguruan tinggi negeri, dan 5.509 sisanya berada di perguruan tinggi swasta,” ujarnya.

Kamaruzaman menambahkan, Malaysia memiliki 10 perguruan tinggi yang masuk dalam kelompok 110 universitas terbaik se-Asia. Tujuh di antaranya adalah PTN, dan tiga sisanya PTS.

“Universiti Malaya untuk pertama kalinya masuk 10 universitas terbaik di Asia tahun ini. Kampus itu berada di peringkat ke-9 atau naik dibandingkan tahun lalu yang ada di peringkat ke-13,” ucap Kamaruzaman menandaskan. (Tri Wahyuni)