Inter Imbang, Cristiano Biraghi Hanya Bisa Menyesal

0
Cristiano Biraghi © AP Photo

JAKARTA (Suara Karya): Inter Milan hanya mampu meraih hasil imbang saat menjamu Sassuolo. Cristiano Biraghi hanya bisa menyesali kegagalan timnya meraih kemenangan.

Inter bertemu Sassuolo di laga pekan ke-27 Serie A 2019/2020, Kamis (25/6/2020) dini hari WIB. Laga yang digelar di Giuseppe Meazza tersebut berakhir dengan skor imbang 3-3.

Hasil imbang ini tentu saja tidak cukup bagus untuk La Beneamata. Tim asuhan Antonio Conte itu gagal memangkas jarak dengan pemimpin klasemen Serie A, Juventus.

Nerazzurri sekarang berada di posisi ketiga dengan koleksi 58 poin. Mereka tertinggal delapan poin dari Juventus (66) di puncak.

Menyesal

Biraghi sendiri tampil cukup bagus dalam pertandingan tersebut. Pemain asal Italia itu ikut menyumbang satu gol untuk timnya.

Sayangnya, gol tersebut gagal mengantarkan timnya meraih kemenangan. Biraghi pun hanya bisa menyesal.

“Terlepas dari gol tersebut, saya senang kami bisa bangkit dalam pertandingan yang berjalan menyulitkan bagi kami sejak awal,” kata Biraghi kepada Inter TV.

“Kami menginginkan tiga poin dan gol saya memberi kami keunggulan. Sayangnya, laga tersebut harus berakhir seperti ini. Ada begitu banyak penyesalan yang kami rasakan.”

Fokus Laga Berikutnya

Biraghi mengaku tidak mau berlama-lama meratapi hasil imbang dari Sassuolo. Ia memilih fokus untuk meraih kemenangan di laga selanjutnya melawan Parma.

“Ketika Anda bermain untuk Inter, Anda adalah bagian dari tim yang hebat dan harus segera memikirkan pertandingan selanjutnya,” lanjutnya.

“Perjalanan ke Parma menjadi kesempatan untuk bisa kembali ke jalur yang tepat. Kami harus berpikir seperti tim yang besar. Kami fokus terhadap kemenangan.”

Buat Kesalahan

Biraghi menilai Inter sudah bermain bagus. Hanya saja mereka masih sering membuat kesalahan yang merugikan diri sendiri.

“Sangat disayangkan ketika kami tak dapat memenangkan pertandingan seperti ini, di mana kami memberikan segalanya untuk memastikan kemenangan tetapi membiarkan tiga poin luput dari tangan karena kesalahan-kesalahan kami,” kata Biraghi.

“Itu adalah salah satu langkah yang perlu kita ambil jika kita ingin meraih sesuatu yang lebih tinggi.” (Bobby MZ)