Ir. Eka Putra Wirya Berikan Acungan Jempol, Asian Youth Chess Championships (AYCC) di Bali Diikuti 400 Peserta

0

JAKARTA (Suara Karya) : Dewan Pembina PB Percasi, Ir. Eka Putra Wirya bersyukur dan memberikan apresiasi Asian Youth Chess Championships (AYCC) 2022 yang dibuka Gubernur Bali, I Wayan Koster, 14 Oktober 2022 diikuti 400 peserta dan 300 partisipan.

“Tampilnya peserta mencapai 400 dan 300 sebagai partisipan merupakan kejuaraan Catur ter-akbar dimasa pandemi Covid – 19. Kami bersyukur Indonesia mendapat kepercayaan dari semua negara peserta yang mengirim atletnya tampil di Bali, ‘tegas Eka Putra Wirya di Jakarta, kemarin.

Kejuaraan yang bertempat di Grand Inna Hotel, Kuta, Bali dapat dijadikan momentum bagi para pecatur muda Indonesia mengukir sukses. Pasalnya, kejuaraan yang diikuti pecatur handal dari 20 negara itu, memberikan nuansa baru bagi para pecatur yang baru tampil di tingkat internasional.

Dalam pembukaan event catur yang mempertandingkan kategori usia 7 hingga 18 tahun, selain dihadiri Gubernur Bali I Wayan Koster juga Pangdam Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto, Ketua Umum PB Percasi GM Utut Adianto, Staf Ahli Kemenpora Dwijayanto, Kabid Luar Negeri KONI Pusat Hana Simanjuntak, Technical Delegate Asian Youth Casto Abundo, dan Ketua Panitia AYCC 2022 Dwi Hatmisari Ambarukmi.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PB Percasi GM Utut Adianto mengatakan, turnamen yang diikuti para pecatur remaja ini merupakan turnamen yang penting, karena proses regenarasi atlet catur harus terus dilakukan. “Kita berharap akan lahir Grandmaster- Grandmaster baru dari anak-anak yang ikut bertanding saat ini, ” ujarnya.

Sementara Gubernur Bali menyatakan kegembiraannya karena kegiatan yang melibatkan begitu banyak peserta manca negara ini membuktikan Bali tetap menjadi destinasi utama wisata dunia. “Turnamen ini sangat memberi dampak positif bagi pemulihan pariwisata dan perekonomian Bali, ” ujarnya.

Asian Youth Chess Championships, yang akan berlangsung selama 7 hari (14 -21 Oktober 2022) mempertandingkan Catur Standard, Catur Kilat, dan Catur Cepat. Peserta masih berusia belia sehingga juga didampingi keluarganya selama di Bali. (Warso)