ISMAFARMASI Tuntut DPR Sahkan UU Kefarmasian

0

JAKARTA (Suara Karya): Puluhan mahasiswa dari Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia (ISMAFARSI) akan menggelar aksi di depan Gedung DPR, Jumat (19/11/2021). Mereka menuntut DPR segera mengesahkan UU Kefarmasian dan Kemandirian Farmasi Nasional.

Sekjen ISMAFARSI Damas Raja mengatakan, aksi yang dilakukan mulai pukul 13.30 wib tersebut akan diikuti oleh 50 mahasiswa farmasi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

‘’Aksi ini merupakan tindaklanjut Tuntutan Tritura Farmasi (Tri Tuntutan Rakyat Farmasi) pada saat Hari Kesehatan Nasional, 12 November 2021, dengan tuntutan memasukan dan mendesak RUU Kefarmasian masuk dalam pembahasan Prolegnas Prioritas 2022,’’ ungkap Damas.

Dijelaskannya, aksi ini akan mengambil rute dari Gelora Bung Karno – depan TVRI – Palmerah dan Gedung DPR. Dalam orasinya, ISMAFARSI meminta Tritura Sebagai Revolusi Farmasi Untuk Kesehatan Negeri.

Menurut Damas, RUU Kefarmasian bukan kepentingan ISMAFARSI, farmasi, atau apoteker. Melainkan kepentingan kesehatan masyarakat secara umum.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (PP IAI) apt Drs Nurul Falah Eddy Pariang, mengatakan keberadaan UU Kefarmasian dan Kemandirian Farmasi Nasional sangat dinantikan dan dibutuhkan bangsa Indonesia.

Menurutnya, sediaan farmasi adalah salah satu unsur ketahanan bangsa, ini dibuktikan pada saat kita menghadapi masa pandemi Covid-19, banyak terjadi kekosongan obat yang terkait dengan upaya penyembuhan penyakit akibat terinfeksi virus Covid-19, maupun vitamin dan obat-obatan yang digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Tidak kalah pentingnya adalah perhatian terhadap penggunaan obat yang rasional, terutama penggunaan antimikroba secara bijak, untuk meningkatkan keselamatan pasien (patient safety).

Selain untuk meningkatkan ketahanan nasional dengan upaya kemandrian di bidang farmasi dengan mengurangi ketergantungan bahan baku obat dari luar negeri, Undang Undang ini juga menjadi dasar hukum bagi pemerintah dalam memfasilitasi dan memberikan insentif bagi pengembangan sediaan farmasi produksi dalam negeri serta menjamin dan memberikan kepastian hukum bagi Apoteker, dalam menjalankan Praktik Kefarmasian yang merupakan masa depan mahasiswa calon Apoteker yang tergabung dalam organisasi ISMAFARSI (Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia).

Atas dasar hal tersebut, Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia memberikan dukungan penuh atas rencana kegiatan aksi ISMAFARSI yang diselenggarakan pada Jumat, 19 November di Gedung DPR RI. Aksi akan melibatkan segenap mahasiswa farmasi di seluruh Indonesia. (Warso)