Jabatan Fungsional Teknis PPPK Dapat Nilai Tambahan, Cermati Aturannya!

0

JAKARTA (Suara Karya): Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menerbitkan aturan yang mengatur persyaratan wajib tambahan dan sertifikat kompetensi teknis sebagai tambahan nilai seleksi kompetensi teknis.

“Ada 30 jenis jabatan fungsional dalam pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2022,” Deputi bidang Sumber Daya Manusia Aparatur, Kementerian PANRB, Alex Denni dalam siaran pers, Sabtu (29/10/22).

Dalam acara sosialisasi ‘Kebijakan dan Pelaksanaan Pengadaan PPPK 2022’ Alex Denni menyebut 30 jenis jabatan fungsional yang memerlukan persyaratan sertifikat kompetensi, sebagaimana terangkum dalam Keputusan Menteri PANRB No 970/2022.

Pada diktum pertama Keputusan Menteri PANRB No 970/2022 itu disebutkan, setiap pelamar pada jabatan fungsional dalam pengadaaan PPPK wajib memiliki pengalaman paling singkat 2 tahun di bidang kerja yang relevan untuk jenjang pemula, terampil, dan ahli pertama.

Untuk jenjang ahli muda, pelamar harus memiliki pengalaman kerja selama 3 tahun. Sementara jenjang ahli madya butuh 5 tahun pengalaman kerja.

Selain syarat lamanya kerja di bidanh yang relevan, para pelamar beberapa jabatan fungsional diminta mencermati persyaratan wajib tambahan.

Calon pelamar PPPK juga bisa memperoleh tambahan nilai dengan bobot antara 5-25 persen dengan menyertakan sertifikat yang telah ditentukan dalam Keputusan Menteri tersebut.

Daftar lengkap persyaratan wajib tambahan dan nama/jenis sertifikat dapat dilihat pada lampiran Keputusan Menteri PANRB No 970/2022 tentang Persyaratan Wajib Tambahan dan Sertifikasi Kompetensi sebagai Penambahan Nilai Seleksi Kompetensi Teknis Dalam Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja untuk Jabatan Fungsional Teknis.

Menutup sosialisasi, Alex Denni berpesan kepada seluruh calon pelamar PPPK dan masyarakat untuk tidak mempercayai oknum yang menjanjikan kelulusan.

“Kami minta agar masyarakat tidak sungkan dan tidak ragu untuk melapor jika ada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan. Keberhasilan menjadi abdi negara hanya bisa terwujud dengan usaha dan doa,” kata Alex Denni menegaskan. (Tri Wahyuni)