Jalan Tol Trans Sumatera Berikan Tambahan PAD

0
Suasana simpang susun Terbanggi Besar di pembangunan jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar di Lampung Tengah, Lampung, Kamis (28/12). Pembangunan ruas tol sepanjang 140 kilometer yang merupakan bagian dari Tol Trans Sumatera itu dikerjakan oleh PT Hutama Karya. (Antara Foto)

MEDAN (Suara Karya): Keberadaan jalan tol Trans Sumatera dari Aceh hingga Lampung sepanjang 2.765 kilometer diproyeksikan akan menambah Penerimaan Asli Daerah (PAD sebesar Rp300,8 triliun selama 2018 sampai 2048, kata Brahmantio Isdijoso, Direktur Pengelolaan Risiko Keuangan Negara Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Kementerian Keuangan, di Medan, Rabu.

Brahmantio Isdijoso dalam pertemuan dengan pemimpin redaksi surat kabar terbitan Jakarta yang diselanggarakan oleh PT Hutama Karya (Persero) mengatakan kabupaten/kota yang mendapatkan potensi tambahan PAD terbesar adalah Sumatera Utara yang dan diperkirakan akan mendapatkan 78 persen (setara Rp233 triliun).

Dalam pertemuan yang membahas “Kupas Tuntas Tol Trans Sumatera”. dan diselanggarakan oleh PT Hutama Karya (Persero).

Brahmantio mengatakan jalan tol trans Sumatera (JTTS) akan meningkatkan Pajak Penghasilan (PPn), Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan pajak-pajak lainnya bagi pemerintah pusat.

“Potensi penambahan penerimaan pajak selama periode proyeksi dampak 2108-2048 di wilayah Trans itu sebesar minimal Rp2690 triliun dengan rata-rata penambahan sebesar Rp86 triliun per tahun,” ujarnya.

Brahmantio menjelaskan, penyediaan infrastruktur berdampak mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan, serta meningkatkan daya saing. Anggaran pemerintah digunakan untuk proyek infrastruktur dasar, terutama untuk proyek yang layak secara ekonomi, tetapi tidak layak secara finansial.

“Pembiayaan dari BUMN digunakan untuk proyek yang secara tradisional memang dikelola oleh BUMN seperti listrik, jalan tol, perminyakan dan lainnya,” katanya.

Pemerintah Indonesia mengamanatkan kepada PT Hutama Karya sebagai pengembang utama pembangunan proyek Jalan Tol Trans Sumatera.

Jalan tol ini akan menghubungkan Lampung dan Aceh melalui 24 ruas jalan berbeda yang panjang keseluruhannya mencapai 2.765 kilometer. Estimasi biaya Jalan tol Trans Sumatera sebesar Rp476 triliun. (Indrajaya Putra)