Jawa Tengah Rebut Juara Umum FLS2N 2021

0

JAKARTA (Suara Karya): Jawa Tengah berhasil merebut juara umum Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2021. Provinsi tersebut raih 9 medali emas, 5 perak dan 4 perunggu.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim memberi apresiasi atas prestasi yang diraih para juara ajang bergengsi tingkat nasional tersebut.

“Kompetisi dan medali memang bukan segala-galanya, namun prestasi itu menunjukkan kondisi pelajar Indonesia yang berintegritas dan talenta muda, yang nantinya akan membawa Indonesia ke panggung dunia,” kata Nadiem dalam arahan sekaligus menutup FLS2N 2021, secara daring, Sabtu (4/9/21).

Nadiem menambahkan, kompetisi seperti ini di masa pandemi, memaksa orang untuk melakukan perubahan di berbagai bidang pendidikan, industri teknologi, maupun budaya. Dan FLS2N menjadi salah satu bukti siswa Indonesia mampu melakukan transformasi dalam belajar dan berprestasi.

Perhelatan FLS2N 2021 yang diikuti 1.883 siswa dari 34 provinsi di Indonesia dan 7 Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN) itu memperebutkan 60 medali emas, 40 perak dan 40 perunggu untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah. Total karya yang dinilai ada 1.220 karya atau penampil.

Jenis seni yang dilombakan pada jenjang SD adalah seni tari, menyanyi tunggal, kriya anyam, gambar bercerita, dan pantomim. Peserta sebanyak 256 siswa dengan jumlah 160 karya.

Pada jenjang SMP, ada 5 lomba kreativitas tari, lomba menyanyi solo, gitar duet, musik tradisional dan desain poster yang diikuti 467 siswa dengan 167 karya.

Di jenjang SMA, peserta adab414 siswa dengan 369 karya, yang mencakup baca puisi, cipta lagu, desain poster, gitar solo, film pendek, komik digital, kriya, monolog, tari kreasi, vokal solo putra dan vokal solo putri.

Peserta SMK yang mendaftar 405 siswa dengan 281 karya, yang mencakup lomba menyanyi solo, gitar solo, film pendek, monolog, tari tradisional, musik tradisi daerah, cipta lagu dan seni lukis.

Pada pendidikan khusus, untuk SD Luar Biasa (LB) ada lomba menyanyi dan melukis. Untuk SMPLB dan SMALB ada lomba cipta baca puisi, cipta komik strip, desain grafis, melukis, menari, menyanyi, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan pantomim. Jumlah peserta sebanyak 341 siswa dengan 243 karya.

Pada kesempatan yang sama, pelaku seni pantomim yang juga juri lomba pantomim jenjang SD, Septian Dwi Cahyo mengungkapkan kegembiraannya atas FLS2N, yang tetap digelar meski di masa pandemi.

Dukungan atas terselenggaranya FLS2N 2021 disampaikan berbagai pemangku kepentingan, antara lain Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda, Staf Khusus Kantor Staf Presiden (KSP) Bidang Manajemen Talenta Nasional, Avanti Fontana dan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemdikbudristek, Jumeri.

Tema yang diusung FLS2N 2021 adalah ‘Seni Pulihkan Negeri’. Kemdikbudristek ingin merefleksikan semangat tanpa lelah bagi peserta didik untuk terus berkarya di masa pandemi. (Tri Wahyuni)