Jawa Tengah Rebut Juara Pertama Kompetisi Sepak Bola GSI

0

JAKARTA (Suara Karya): Provinsi Jawa Tengah berhasil merebut juara pertama kompetisi sepak bola Gala Siswa Indonesia (GSI) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2019. Posisi kedua diduduki tim dari provinsi Bali, dan posisi ketiga oleh Jawa Barat.

“Kompetisi GSI merupakan agenda tahunan, yang diharapkan lahir banyak siswa bertalenta di dunia sepak bola Tanah Air,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy usai menyaksikan final GSI di Stadion Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Sabtu (19/10/2019).

Menurut Muhadjir, perhelatan semacam GSI sebagai sarana berkompetisi bagi para siswa yanf tertarik pada olahraga sepak bola. Karena proses pelatihan tidak akan optimal, jika tidak didukung beragam kompetisi.

“Diharapkan, lahir sedikitnya 11 pemain sepak bola dengan talenta luar biasa diantara 286 juta penduduk Indonesia,” tuturnya.

Mendikbud memberi apresiasi kepada tim peserta kompetisi GSI yang dianggap jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Mengingat kompetisi GSI digarap secara serius, baik dari kesiapan panitia, pelatih maupun peserta.

“Saya lihat siswa yang ikut GSI sudah bisa bermain tim, mengerti bagaimana mengatur taktik dan strategi di lapangan. Kalau soal kemampuan, mungkin karena kompetisi ini digelar terlalu mepet, sehingga muncul kendala non teknis mengingat banyak siswa yang kelelahan. Tapi dari segi teknis, permainan bola mereka sudah cantik,” ucapnya.

Ditambahkan, juara pertama kompetisi GSI tahun ini mendapat hadiah uang pembinaan dari Kemdikbud sebesar Rp150 juta. Untuk juara kedua diberikan sebesar Rp100 juta, juara ketiga sebesar Rp50 juta dan juara keempat sebesar Rp25 juta.

Selain tim terbaik, kompetisi GSI juga memberi penghargaan berupa beberapa kategori terbaik hasil pilihan tim pemandu bakat. Untuk top scorer diraih Satria Febrian Putra Priatna dari Jawa Barat. Untuk penyerang terbaik diraih Komang Nathan SP dari Bali.

Selain itu, penghargaan gelandang terbaik diraih Maulidi Bukhori dari Nusa Tenggara Barat. Pemain Belakang Terbaik diraih Lutfi Wahyu Saputra dari Jawa Tengah. Penjaga Gawang Terbaik diraih Ferdinand Putra G dari Jawa Tengah, Pelatih Terbaik diraih Widhoro Heriyanto dari Jawa Tengah.

Peraih kategori terbaik masing-masing mendapat uang pembinaan dari Kemdikbud Rp5 juta. Selain itu, bagi para pemain terbaik akan dikirim ke Jepang untuk menjalani pelatihan pada 2020.

Hadir dalam laga final GSI Tingkat Nasional 2019, Wakil Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Mayjen TNI (Purn) Suwarno, Brand Ambassador GSI, Indra Sjafrie, serta para pejabat Eselon 1 dan 2 di lingkungan Kemdikbud. (Tri Wahyuni)