Jawa Timur Raih Juara Pertama Kompetisi Gala Siswa Indonesia

0

JAKARTA (Suara Karya): Jawa Timur meraih juara pertama dalam final kompetisi sepakbola Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat nasional tahun 2018. Mereka berhasil mengalahkan Banten lewat adu penalti dengan skor 4 melawan 3.

“Melihat gaya mereka bertanding, kami optimis sepakbola Indonesia semakin baik di masa depan,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy usai pemberian piala kepada para siswa pemenang GSI, di Stadion Madya Senayan, Sabtu (20/10).

Penghargaan bagi para juara, lanjut Muhadjir, panitia memberi hadiah uang tunai Rp150 juta dan kesempatan berlatih di markas klub sepakbola, Juventus, Italia selama 10 hari. “Semoga pengalaman berlatih di Juventus bisa jadi pendorong bagi siswa untuk berprestasi di masa depan,” ujarnya.

Hadiah untuk juara kedua, disebutkan berupa uang tunai Rp100 juta, juara tiga sebesar Rp50 juta dan juara empat sebesar Rp25 juta. Hadiah uang juga diberikan kepada 612 pemain yang masuk final sebesar Rp3 juta per orang.

Panitia juga memberi hadiah uang tunai masing-masing sebesar Rp5 juta untuk para terbaik mulai dari penjaga gawang, pemain belakang, gelandang tengah, penyerang dan pelatih. Untuk peraih top skor, hadiah diberikan sebesar Rp15 juta.

Sekadar informasi, kompetisi GSI dibuat atas permintaan Presiden Joko Widodo yang ingin ada satu sistem pembinaan untuk percepatan pembangunan sepakbola di Indonesia lewat jalur pendidikan. Kompetisi dilakukan bertahap mulai dari kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, nasional hingga internasional.

Sebelum memasuki kompetisi tingkat nasional, GSI diikuti 200 ribu siswa sekolah menengah pertama (SMP) dari 2.872 kecamatan, 257 kabupaten/kota, yang mencakup 11.435 sekolah. Masing-masing tim berisi 18 orang dan offisial 4 orang.

Tentang pertandingan, disebutkan, ada 2.588 pertandingan untuk jenjang kecamatan, 737 pertandingan tingkat kabupaten/kota. Untuk tingkat provinsi digelar 165 pertandingan. Total pertandingan GSI di 34 provinsi mencapai 3.490 pertandingan.

Kompetisi GSI tingkat nasional digelar sebanyak 64 pertandingan. Ada 34 tim dari 34 provinsi yang bertanding dalam 8 grup (grup A sampai dengan grup H). Untuk juara 4 diraih provinsi DKI Jakarta, juara 3 provinsi Jawa Tengah dan Banten sebagai juara 2.

Peraih penghargaan penjaga gawang terbaik, Aprilius Amanah dari Jawa Timur mengaku senang karena bisa masuk dalam tim yang bertanding secara nasional. “Tetapi ada sedihnya juga, karena saya satu-satunya dari sekolah yang terpilih masuk tim nasional,” ujar siswa SMP Negeri 5 Sidoarjo.

Pria muda yang mengidolakan Wawan Hendrawan dan David De Gea ini berencana meningkatkan porsi latihannya agar dapat menjadi pemain profesional. “Dari sepak bola saya mendapatkan pelajaran tentang kerja sama tim, sportivitas, kejujuran dan fair play di lapangan,” ujar Aprilius.

Menjadi pemain sepak bola profesional merupakan cita-cita Yus, panggilan akrab penjaga gawang yang duduk di kelas VIII ini. Selain di sekolah, ia berencana menambah porsi latihan khusus di sekolah sepak bola (SSB). (Tri Wahyuni)