Jeffry, Santha dan Rolan Ukir Prestasi di Kompetisi Bahasa Chinese Bridge

0

JAKARTA (Suara Karya) : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UNJ, Dr. Abdul Sukur, S.Pd., M.Si.berikan apresiasi pada mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang meraih tiga kategori Juara dalam kompetisi bahasa Chinese Bridge Mahasiswa Sedunia ke-20 Wilayah DKI Jakarta, Minggu (30/05/2021).

Prestasi dalam Chinese Bridge dipersembahkan Rolan Ahiko angkatan tahun 2017 Juara Harapan, dan Santha Nathalia (2019) Juara Keterampilan Bakat Seni Terbaik serta
Jeffry Alexander (2017) Juara 3.

Melalui prestasi yang diukir ditingkat DKI Jakarta, Jeffry Alexander mendapat peluang kembali tampil dalam lomba mewakili provinsi DKI Jakarta pada Chinese Bridge tingkat nasional 20 Juni 2021.

“Prestasi apapun yang diukir para mahasiswa UNJ, kami memberikan acungan jempol.dan bangga. Melalui prestasi yang dipersembahkan mahasiswa jurusan mandarin dapat membuktikan dan mengukur ilmu yang dipelajari selama mereka kuliah,”kata Wakil Rektor III.

Ia berharap, dengan prestasi yang diraih lebih diperdalam lagi, agar mampu bersaing saat tampil dalam lomba yang akan diikuti nantinya. Bahkan akan lebih berguna ketika sudah lulus dan bermanfaat untuk menggapai masa depan yang cerah dan sukses.

“Untuk itu, kami ucapkan selamat pada para mahasiswa yang meraih prestasi dalam Kompetisi Bahasa Mandarin Chinese Bridge Mahasiswa se Dunia yang ke 20 untuk Wilayah DKI Jakarta,”tegas Abdul Sukur.

Pada kesempatan terpisah Dekan FBS UNJ, Dr. Liliana Muliastuti, M. Pd. mengatakan, Kompetisi Bahasa Mandarin Internasional Chinese Bridge tahun ini diadakan untuk ke-20 kalinya oleh Pusat Bahasa Mandarin (PBM UAI) bekerja sama dengan Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin (BKPBM). Pada kompetisi ini, materi perlombaan berupa pidato berbahasa Mandarin, kemampuan berkomunikasi dalam tanya jawab terkait kejadian yang ada di masyarakat, dan penampilan budaya Tiongkok.

Keseluruhan materi tersebut harus dikuasai seorang peserta lomba. Pemenang akan mewakili masing-masing provinsi dalam tingkat nasional dan pemenang nasional yang mewakili Indonesia berlomba di tingkat internasional.

Tahun ini kompetisi Chinese Bridge masih dilaksanakan secara daring karena pandemi Covid-19 yang belum berakhir. Kompetisi Chinese Bridge dilaksanakan pada Sabtu-Minggu, 29-30 Mei 2021 secara daring dari kediaman panitia dan peserta lomba. Juri pada tahun ini yaitu PBM UAI, BKPBM, Fujian Normal University, dan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik serta Tenaga Kependidikan (P4TK) Bahasa.

Liliana mengatakan, kompetisi kali ini dibagi dua kategori yaitu tingkat SMA dan Univesitas. Pada tingkat SMA, salah satu dosen UNJ juga berperan sebagai juri kompetisi yaitu Hudiyekti Prasetyaningtyas, S.S., M.Ed.

Tim Mandarin UNJ pada kompetisi ini diwakili oleh Rolan Ahiko (angkatan 2017), Jeffry Alexander (angkatan 2017), Santha Nathalia (angkatan 2019), dan Sandy Gunawan (angkatan 2019). Bimbingan, latihan, dan arahan dilakukan oleh dosen pembimbing materi Hudiyekti Prasetyaningtyas, S.S., M.Ed., dan juga pembimbing kemahasiswaan Vanya Zelia, S.S., M.Pd. (Warso)