Jelang Debat II: Fahri Hamzah: Jangan Biarkan Kandidat Capres Bicara Hafalan

0
Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah

JAKARTA (Suara Karya): Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah mengingatkan agar penyelenggara Debat Capres tidak membiarkan para calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) untuk berbicara sambil menerawang hafalan.

Karenanya, politisi PKS ini mengaku tidak setuju ada kisi-kisi tapi ada pertanyaan dalam amplop tertutup. Tentu, Fahri mencurigai bahan tertulis apapun sebab itu bukan suatu yang penting.

“Sementara itu akan mendorong kandidat menghafal. Jangan biarkan kandidat bicara sambil menerawang hafalan, ujar Fahri melalui akun twitternya yang dikutip Suara Karya, Minggu (20/1/2019).

Menurut dia, kandidat yang tidak punya kemandirian berfikir, maka kandidat akan terlihat gugup menghadapi perdebatan tanpa soal dan kisi-kisi. Karenanya, dia menyarankan lebih baik memiliki panelis yang berat sebelah daripada ada soal yang dibaca dan ada contekan.

“Jangan ada rujukan kecuali judul tema perdebatan. Biarkan berhadapan,” ujarnya menambahkan.

Fahri mengatakan, apabila ada dokumen yang disepakati, siapa yang menjamin dokumen itu tidak bocor kepada salah satu kandidat baik pasangan calon petahana Joko Widodo-KH. Ma’ruf Amin maupun pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

“Siapa yang menjamin tidak ada pembelian dokumen? Jadi stop. Cukup mengatakan bahwa tema debat ke-2 adalah: Energi, Pangan, Infrastruktur, SDA dan Lingkungan Hidup,” katanya.

Jadi, kata Fahri, ambil dua orang panelis yang tugasnya mengadu jawaban dua kandidat kemudian biarkan mereka bergialog sampai tuntas dalam waktu 15 menit dan dapat ditambah 5 menit.

“Biarkan yang banyak beradu jawaban adalah mereka. Panelis hanya melerai seperti tugas wasit dalam tinju,” ujar Fahri lebih lanjut. (Gan)