Jelang Malam Tahun Baru, Permintaan Ikan di Pasar Grosir Muara Angke Meningkat 50 Persen

0
Petugas Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (DKPKP) DKI Jakarta mengecek Pasar Ikan Grosir Muara Angke, Jakarta Utara, jelang akhir tahun, Rabu (30/12/2020) ANTARA/HO-DKPKP DKI Jakarta.

JAKARTA (Suara Karya): Permintaan ikan di Pasar Ikan Grosir Muara Angke, Jakarta Utara, meningkat 50 persen saat jelang malam pergantian Tahun Baru 2021.

“Saat hari biasa, penjualan ikan di Pasar Grosir Muara Angka sebanyak 208 ton per hari, jelang Tahun Baru mencapai 300-400 ton,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (DKPKP) DKI Jakarta, Suharini Eliawati, Kamis.

Dia menyebutkan meningkatnya permintaan akan produk perikanan terjadi sejak 28 Desember 2020.

Menurut dia, sudah menjadi tradisi setiap menjelang pergantian tahun, warga ramai-ramai membeli ikan, untuk acara bakar ikan bersama keluarga.

Jenis-jenis ikan yang banyak dibeli untuk dibakar yakni ikan kuwe dan ikan ayam-ayam.

Dia menyebutkan, meningkatnya jumlah permintaan juga menyebabkan harga jual naik sekitar 30-34 persen dari harga normal.

Harga ikan ayam-ayam sebelumnya dijual Rp24 ribu kini naik menjadi Rp35 ribu per kg. Ikan kuwe, harga normalnya Rp45 ribu menjadi Rp60 ribu per kg.

“Ikan yang bukan untuk dibakar, harganya cenderung stabil,” kata Elly.

Ia juga memastikan stok ikan di Pasar Ikan Grosir Muara Angke memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang pergantian tahun sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

Selain menjamin stok ikan, DKPKP DKI Jakarta juga memberikan jaminan produk ikan yang dijual di Pasar Ikan Grosir Muara Angke aman dari bahan-bahan berbahaya seperti formalin.

Sejak Rabu (30/12) kemarin dan hingga Kamis ini, DKPKP DKI Jakarta menempatkan sebuah mobil laboratorium keliling milik Pusat Produksi Inspeksi Sertifikasi Hasil Perikanan (PPISHP) untuk memberikan layanan uji formalin secara gratis kepada masyarakat yang membeli ikan di pasar tersebut.

Tidak hanya layanan uji formalin, DKPKP bekerja sama dengan UPT Unit Pengelola Pelabuhan Perikanan menyediakan timbangan akurat untuk memastikan berat ikan yang dibeli oleh masyarakat sesuai timbangan.

Jika berat ikan yang dibeli kurang setelah ditimbang dengan timbangan akurat yang disediakan UPT Unit Pengelola Pelabuhan Perikanan, maka pembeli dapat melaporkan kepada petugas yang ada di pasar.

Selanjutnya, petugas akan menegur penjual ikan tersebut untuk menyesuaikan dengan berat ikan yang sebenarnya.

“Warga Jakarta jangan ragu berkunjung dan berbelanja ikan segar di Pasar Grosir Ikan Muara Angke,” katanya.

Pasar Grosir Ikan Muara Angke adalah salah satu sentra penjualan ikan segar terbesar di Jakarta dan telah menjadi favorit sebagai tempat berbelanja ikan menjelang pergantian tahun dengan jumlah pedagang sebanyak 543 orang. (Andara Yuni/Ant)