Jelang Ramadan, Imam Besar Istiqlal Ajak Masyarakat Bersatu

0

JAKARTA (Suara Karya): Imam Besar masjid Istiqlal, Nazaruddin Umar, meminta seluruh umat untuk bersatu dalam merayakan ramadan. Dia berharap, ramadan menjadi rahmat bagi semua pihak.

“Dalam menghadapi ramadan ini, hendaknya seluruh bersatu, penuh solidaritas, ketenangan, kebahagiaan, dan kedamaian,” ujar Nazaruddin, dalam Multaqo ulama dan tokoh, di Jakarta, Jumat (4/5/2019).

Dia menyatakan, definisi warga Indonesia adalah sahabat hingga keluarga, sehingga tidak ada perbedaan antara warga Indonesia.

“Masyarakat harus bersyukur dengan sistem demokrasi yang berlaku di Indonesia. Sebab, banyak negara yang tidak memberi ruang bagi warganya untuk menyampaikan aspirasi. Kita juga harus bersyukur bahwa Indonesia tampil menjadi negara demokrasi. Banyak negara sekarang ini ingin seperti Indonesia. Tidak bisa. (Karena) nasib mereka ditentukan oleh segelintir darah biru,” ujarnya menambahkan.

Di sisi lain, Nazaruddin juga memohon semua pihak tidak saling mencela saat ramadan. Ia juga meminta semua pihak tidak menganggap enteng pihak lain.

“Kalau kita membiarkan suara kita menghujat orang sementara kita sedang puasa, kita tahu kan dosanya. Jadi berhentilah. Mari kita kedepankan bulan suci ramadan,” ujar Nazaruddin.

Multaqo ulama, habib dan cendekiawan muslim diketahui diselenggarakan untuk menyikapi situasi dan kondisi bangsa saat ini.

Multaqo yang diiniasi oleh ulama sepuh Kiai Haji Maimun Zubair dan Habib Luthfi ini mengajak ulama hingga cendekiawan muslim agar memberikan suri tauladan kepada umat dalam menjaga situasi damai terutama menjalani bulan ramadan dan Idul Fitri. (Gan)