Juara Kompetisi Sepakbola GSI akan Uji Tanding di Markas Juventus

0

JAKARTA (Suara Karya): Kompetisi sepakbola siswa usia 13-15 tahun, Gala Siswa Indonesia (GSI) saat ini memasuki babak penyisihan tingkat nasional. Perhelatan yang berlangsung pada 8-21 Oktober 2018 itu diikuti 612 siswa dari seluruh Indonesia.

“Kompetisi ini akan memilih 18 siswa terbaik untuk uji tanding langsung di markas Juventus, Italia,” kata Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Hamid Muhammad di Jakarta, Senin (8/10).

Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Umum Koni Pusat Bidang Pembinaan, Mayjen (Purn) Suwarno, pelatih timnas U-19, Indra Sjafri dan penggagas GSI yang kini menjabat Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Supriano.

Hamid menjelaskan, GSI dibuat atas permintaan Presiden Joko Widodo yang ingin ada satu sistem pembinaan untuk percepatan pembangunan sepakbola di Indonesia, lewat jalur pendidikan. Kompetisi dilakukan secara bertahap mulai dari kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, nasional hingga internasional.

“Sebelum memasuki kompetisi tingkat nasional, GSI diikuti 200 ribu siswa sekolah menengah pertama (SMP) dari 2.872 kecamatan, 257 kabupaten/kota, yang mencakup 11.435 sekolah. Masing-masing tim berisi 18 orang dan offisial 4 orang,” tuturnya.

Tentang pertandingan, disebutkan, ada 2.588 pertandingan untuk jenjang kecamatan, 737 pertandingan tingkat kabupaten/kota. Untuk tingkat provinsi digelar 165 pertandingan. Total pertandingan GSI di 34 provinsi mencapai 3.490 pertandingan.

Kompetisi GSI tingkat nasional akan digelar 64 pertandingan. Sebanyak 34 tim dari 34 provinsi akan bertanding dalam 8 grup (grup A sampai dengan grup H). Pertandingan babak penyisihan pada 10-15 Oktober 2018 di GOR Cendrawasih Cengkareng Jakarta Barat dan GOR Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan.

“Babak perempat final berlangsung di GOR Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro pada 17 Oktober 2018. Sedangkan babak semifinal pada 18 Oktober 2018,” tutur Hamid.

Perebutan juara 3 dan babak final akan digelar di Stadion Madya Gelora Bung Karno pada 20 Oktober 2018. Acara final tersebut rencananya akan dihadiri Presiden Joko Widodo.

“GSI akan menjadi tradisi pertandingan musiman pada jenjang sekolah, seperti di negara-negara maju lainnya. Harapannya, akan lahir bibit-bibit unggul dalam persepakbolaan nasional,” kata Hamid menandaskan.

Dipilihnya Juventus, Wakil Ketua Koni Pusat Suwarno mengatakan, karena klub tersebut yang masih menerima kehadiran anak Indonesia. Rencananya siswa akan berlatih, sekaligus uji tanding di markas Juventus.

“Kesempatan tinggal di Italia akan dimanfaatkam siswa untuk melihat pertandingan secara langsung dalam liga champion. Itu akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi siswa pemenang GSI,” kata Suwarno. (Tri Wahyuni)